Pemeluk agama Buddha juga Atheis

Hal tadi penulis simpulkan setelah melakukan perdebatan tentang agama dengan beberapa teman saya yang memeluk agama Buddha. Secara garis besar, hal yang melandasi saya menyatakan bahwa pemeluk agama Buddha juga Atheis antara lain:

1. Kedudukan Sindharta Gautama (Buddha) sama seperti kedudukan para nabi atau rasul, bukanlah tuhan seperti penulis kira sebelumnya.

2. Kedudukan Dewa dan Dewi dalam agama Buddha juga sama, sebagai para nabi atau rasul.

3. Tuhannya pemeluk agama Buddha sebenarnya ialah alam semesta beserta hukum-hukum alam yang mendampingi, bukan sesuatu yang tidak terlihat seperti yang ada pada agama lain atau biasa mereka sebut sebagai Persona (Allah SWT mereka anggap sebagai Persona), dengan kata lain serupa dengan paham materialisme.

4. Mereka menganggap semua tuhannya orang beragama (islam, Kristen, Hindu, dsb) sebenarnya sama, yaitu alam semesta.

5. Prinsip hidup dalam agama Buddha kurang lebih sama dengan paham materialisme, bila melakukan perbuatan baik(bekerja keras, beramal, dsb) akan mendapat hal baik, sedangkan perbuatan buruk (malas, membunuh, dsb) juga akan mendapat hal yang buruk, dan tidak ada yang salah dengan keduanya, semua tergantung dari pribadi masing-masing.

6. Penciptaan alam semesta tidak dijelaskan dengan baik dalam agama Buddha, hanya sebagai mitos atau dongeng yang mereka sendiri bahkan mengatakannya sebagai hal yang tidak masuk akal (ilmiah), sehingga paham Darwinisme atau teori Evolusi sangat mudah untuk diterima.

7, Ibadah atau ritual keagamaan hanyalah sebagai semacam kebudayaan.

Dari serangkaian pernyataan diatas saja sudah jelas bahwa ciri-ciri atheisme sangat kental dengan agama Buddha, hanya saja memang ada beberapa hal yang menyebabkan agama Buddha masih bisa disebut sebagai agama, seperti masih mempercayai adanya kenabian (kerasulan) beserta meiliki pedoman hidup. Salah satu teman penulis bahkan menjadi seorang vegetarian dengan maksud menjalankan perintah agama, dan harapan utamanya tidak lain untuk menjadi seorang Buddha dan memperoleh kenikmatan di nirwana.

“Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan (untuk memperoleh pahala).” (Huud, 11:16)

Secara hakekat ketuhanan pemeluk agama Buddha sebenarnya masih merupakan pertanyaan besar, dan bahkan penulis berulang kali mengajukan pertanyaan “Jadi, sebenarnya siapa tuhan kalian?”, jawabanya “Ya alam semesta dan hukum alamnya”, namun ada juga yang bingung sendiri mau menjawab apa, karena dia sendiri tidak tahu sebenarnya siapa tuhannya.

Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme, mungkin inilah yang menjadi latar belakang kenapa RRC menjadi negara komunis terbesar dunia.

“Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan.” (Al A’raaf, 7:139)

About these ads

185 Responses to “Pemeluk agama Buddha juga Atheis”

  1. [...] adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan, mirip seperti ajaran Buddha. Tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita. Kaum Setanis tidak percaya adanya [...]

  2. konsep ketuhana dlm agama buddha adalah sangat jelas bahwa “semua orang mempunyai ciri-ciri kebudhaan, serta tuhan tidak terwujudkan ,tidak lahir tidak pernah mati ada di mana mana ada di dlm tripitaka hanya saja pengikut buddha mengatakan bahwa nirvana adalah tuhan,jadi tujuan mereka adalah untuk mencapai tuhan

  3. nirvana yang merupakan tujuan para buddhist adalah “tuhan” semua sifat tuhan di islam ada di buddhist .

  4. Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.

  5. “jadi ilmu tauhid islam di”copy, bajak,adopsi .
    dari ajaran timur seperti hindu dan buddha ,
    segala konsep tuhan yang ada di islam pasti ada di buddha ,
    karena islam sebenarnya tidak berdiri sendiri tetapi mengadopsi kepercayaan yang sudah ada”
    itulah pendapat orang yang fundamental ,
    mohon maaf apabila ada sesuatu yang menyakitkan hati ,bila disampaikan karena kebenaran itu tetap,permanent,sendangkan kebatilan itu berubahdan tidak kekal,
    jadi tujuan umat buddha tidak lain dari pada “nirvana”adalah tuhan
    jadi buddha adalah “ATHEIST ” adalah tidak benar .

  6. Terima kasih atas responnya

    Pro dan kontra itu biasa, tapi saya akan memberi komentar juga :)

    …hanya saja pengikut buddha mengatakan bahwa nirvana adalah tuhan, jadi tujuan mereka adalah untuk mencapai tuhan
    —> oh…jadi tuhan hanya merupakan keinginan, dengan kata lain manusia yang ingin menjadi tuhan, jadi memang sama donk dengan pengikut paham atheis, terima kasih ya udah membantu saya dalam membenarkan pendapat walaupun secara tidak langsung.

    “jadi ilmu tauhid islam di”copy, bajak,adopsi .
    dari ajaran timur seperti hindu dan buddha ,
    segala konsep tuhan yang ada di islam pasti ada di buddha ,
    karena islam sebenarnya tidak berdiri sendiri tetapi mengadopsi kepercayaan yang sudah ada”

    —> Konsepnya tuhan di islam dibandingkan buddha sangat berbeda, yang pasti agama Islam itu agama yang berasal dari tuhan, sedangkan buddha terbentuk dari pengembangan”ajaran” manusia(sosial). Dan kalo dibilang mengadopsi sepertinya sangat aneh, soalnya kenapa Allah harus nyontek pada manusia yang ilmunya gak ada apa-apanya. Lagipula Islam sudah ada sejak manusia pertama ada(kalo paham atheis mungkin bingung dengan manusia pertama, di pikirannya pasti monyet melulu) , cuman tidak seperti Islamnya nabi Muhammad, disesuaikan dengan kondisi manusianya juga. Satu lagi, dalam Islam untuk memperoleh kehidupan terbaik harus bisa menyeimbangkan antara kehidupan duniawi dan akhirat(rohani), gak perlu mengisolasi diri seperti jadi biksu, kan repot.

    jadi buddha adalah “ATHEIST ” adalah tidak benar
    —> Sayangnya apa yang saya simpulkan ini bukan sekedar pendapat pribadi, banyak orang yang berkompeten di bidang agama menyatakan hal seperti itu, dengan bukti-bukti pendukung tentunya. Dan yang paling gencar tentu saja pengikut atheist, mereka sudah merasa agama buddha itu seperti “teman” dekat. Selain itu dari komentar-komentar yang ada di sinipun secara tidak langsung sudah ikut membenarkan kalo buddha memiliki kesamaan dengan paham atheis. Lihat saja masyarakat negara dengan pemeluk agama buddha terbesar(gampangnya china atau jepang), pasti udah mulai beralih ke atheis, toh sama saja cuman beda di pendekatannya aja dan jauh lebih “enak”.

    bila disampaikan karena kebenaran itu tetap,permanent,sendangkan kebatilan itu berubahdan tidak kekal,
    —> Sudah terlihat kok secara global, soal ini nanti akan dibuat artikelnya, tunggu saja… ;)
    :)

    • okelah kalo bgitu. kalau agama Buddha dianggap atheis MEMAMG BENAR ADANYA. yaitu atheis dari pandangan tentang tuhan personal yang memiliki sifat2 seperti manusia-hanya bedanya ditambah dengan kata2 “Maha” aza. dalam Buddhisme TIDAK diajarkan untuk menyembah, memuja, dan MERENGEK-RENGEK minta ampun, ini and itoe kepada makhluk yang tidak jelas wujudnya. kalau memang Tuhan dari agama2 samawi itu eksis, sebenarnya saat ini merupakan kesempatan emas bagi dia untuk menampakkan diri dan mendamaikan para umatnya (baik islam, kristen, maupun yahudi) yang selalu terlibat konflik di Palestine, mencegah pertumpahan darah di Kashmir, memulihkan keadaan di Irak, dan masih banyak lagi hal-hal tragis yang melibatkan umat2 dari agama2 samawi lainnya.mohon maaf apabila tulisan ini menyinggung saudara-saudaraku yang beriman semuanya. perlu saya tegaskan bahwa PEMBENARAN ITU SANGAT MUDAH MENYEBAR DAN BANYAK YANG MEMPERCAYAINYA (KARENA DIODASARI KETIDAKTAHUAN) NAMUN SANGAT MUDAH PULA MENYESATKAN. SEDANGKAN KEBENARAN BANYAK RINTANGAN YANG MENGHALANGI PENYEBARANNYA, SEDIKIT SAJA YANG MAMPU MENYELAMI, MEMAHAMI, & MELAKSANAKANNYA (KARENA DIBUTUHKAN KEBIJAKSANAAN), NAMUN DAPAT MEMUNCULKAN PENCERAHAN PADA MEREKA YANG BERUSAHA MEMPELAJARINYA DENGAN TEKUN & SUNGGUH-SUNGGUH.

      • Pemeluk agama Buddha juga Atheis …SIAPA BILANG AGAMA BUDDHA ATHEIS,.. JUSTRU SETELAH SAYA MURTAD DAN MASUK MENJADI UMAD BUDDHA BARU TAHU BAHWA AGAMA BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        Hal tadi penulis simpulkan setelah melakukan perdebatan tentang agama dengan beberapa teman saya yang memeluk agama Buddha. Secara garis besar, hal yang melandasi saya menyatakan bahwa pemeluk agama Buddha juga Atheis antara lain: ….APAPUN ALASANNYA DEBAT ITU TIDAK BENAR.. DAN.. NABI TIDAK MENGAJARKAN DEBAT….!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        1. Kedudukan Sindharta Gautama (Buddha) sama seperti kedudukan para nabi atau rasul, bukanlah tuhan seperti penulis kira sebelumnya. ….SIAPA BILANG BAHWA SANG BUDDHA ITU TUHAN,… TUHAN DALAM AGAMA BUDDHA ASANGKATANG “ESA” TAN KENO KINOYO NGOPO [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        2. Kedudukan Dewa dan Dewi dalam agama Buddha juga sama, sebagai para nabi atau rasul. ….NGGABYEK..!! ORA NGONO KUWI [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        3. Tuhannya pemeluk agama Buddha sebenarnya ialah alam semesta beserta hukum-hukum alam yang mendampingi, bukan sesuatu yang tidak terlihat seperti yang ada pada agama lain atau biasa mereka sebut sebagai Persona (Allah SWT mereka anggap sebagai Persona), dengan kata lain serupa dengan paham materialisme. DI DALAM AGAMA BUDDHA TUHAN YANG ESA ITU TIDAK BISA DIPERSONIFIKASIKAN SEPERTI MELIHAT, MENDENGAR, MENGGENGGAM, NGOMONG/BERSABDA, LUNGGUH KURSI DLL APA LAGI TUHAN MARAH NGAMUK CEMBURU DLL. [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        4. Mereka menganggap semua tuhannya orang beragama (islam, Kristen, Hindu, dsb) sebenarnya sama, yaitu alam semesta. ….SAYA KOK BELUM PERNAH MENDENGAR SEPERTI ITU,.. APA LAGI MEMBACA KITABNYA, TOLONG TUNJUKKAN DI TRI PITAKA YANG MANA ITU,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        5. Prinsip hidup dalam agama Buddha kurang lebih sama dengan paham materialisme, bila melakukan perbuatan baik(bekerja keras, beramal, dsb) akan mendapat hal baik, sedangkan perbuatan buruk (malas, membunuh, dsb) juga akan mendapat hal yang buruk, dan tidak ada yang salah dengan keduanya, semua tergantung dari pribadi masing-masing. …ITU NAMANYA ADIL,.. BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN UNTUK MEMINTA,.. TETAPI AJARAN BUDDHA MEMBERI/MELEPAS [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        6. Penciptaan alam semesta tidak dijelaskan dengan baik dalam agama Buddha, hanya sebagai mitos atau dongeng yang mereka sendiri bahkan mengatakannya sebagai hal yang tidak masuk akal (ilmiah), sehingga paham Darwinisme atau teori Evolusi sangat mudah untuk diterima. ….BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN PERCAYA TIDAK PERCAYA KAMU HARUS PERCAYA (IMAN TAKLID ATAU ANUT GRUBYUG) TETAPI BUDDHA MENGAJARKAN UNTUK MEMBUKTIKAN DAHULU (EHIPASSIKO) SETELAH TAHU DAN MENGERTI TERSERAH PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SAK KAREPMU YO ORA DOSA YO ORA DI DENDA…!! TUGAS BUDDHA HANYA MEMBABARKN DHAMMA…!! PERCAYA TIDAK PERCAYA URUSAN SIRO..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        7, Ibadah atau ritual keagamaan hanyalah sebagai semacam kebudayaan. …MAKSUD KAMU SEPERTI 17TH TUJUH BELAS TAHUN YANG LALU KETIKA SAYA NGUBENGI BAITULLAH MERTAMU NENG OMAHE GUSTI ALLAH NGONO PO PIYE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        Dari serangkaian pernyataan diatas saja sudah jelas bahwa ciri-ciri atheisme sangat kental dengan agama Buddha, hanya saja memang ada beberapa hal yang menyebabkan agama Buddha masih bisa disebut sebagai agama, seperti masih mempercayai adanya kenabian (kerasulan) beserta meiliki pedoman hidup. Salah satu teman penulis bahkan menjadi seorang vegetarian dengan maksud menjalankan perintah agama, dan harapan utamanya tidak lain untuk menjadi seorang Buddha dan memperoleh kenikmatan di nirwana. ….NDA PAHAM APA TIDAK JALAN MENUJU NIRVANA/NIBBANA..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        “Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan (untuk memperoleh pahala).” (Huud, 11:16)

        Secara hakekat ketuhanan pemeluk agama Buddha sebenarnya masih merupakan pertanyaan besar, dan bahkan penulis berulang kali mengajukan pertanyaan “Jadi, sebenarnya siapa tuhan kalian?”, jawabanya “Ya alam semesta dan hukum alamnya”, namun ada juga yang bingung sendiri mau menjawab apa, karena dia sendiri tidak tahu sebenarnya siapa tuhannya. ….NGAWUR…!! PEMAHAMAN SAYA PADA BUDDHA TIDAK SEPERTI ITU,… DULU PERNAH SAYA GANDRUNG PADA ALLAH,.. JADAB,… SEJATINE ORA ONO OPO2 KEJOBO MUNG ALLAH KANG ONO,.. SAK MOBAH MUSIK-E ENEK-E MUNG ALLAH… ITU KETAUHIDAN SAYA WAKTU ITU,.. JUSTRU SETELAH MENGNAL AJARAN BUDDHA JUSTRU SAYA MENGAKUI BAHWA AJARAN BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” DAN NGGAK TANGGUNG2 SAYA LANGSUNG NJEGUR KE AGAMA BUDDHA..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme, mungkin inilah yang menjadi latar belakang kenapa RRC menjadi negara komunis terbesar dunia ….HE….HE….HE….HE…. APAKAH KAMU SUDAH BERAGA ISLAM,…?! BUKAK-EN BAITULLAH ISINE OPO,.. LEK ORA WERUH SOWANO NENG MBAH GOOGLE, ENGKO KARO MBAH GOOGLE DIWENEHI AMALAN http://WWW.ISI KA’BAH.COM [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

        “Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan.” (Al A’raaf, 7:139) ….EHIPASSIKO,.. OPO WIS MBOK BUKTEKNE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

  7. maaf saudara, perlu dibetulkan error dalam artikel saudara :

    Kata saudara : “kedudukan Dewa dan Dewi dalam agama Buddha juga sama, sebagai para nabi atau rasul.” Salah tu, dalam ajaran Buddha, mereka dikira sebagai salah satu makhluk biasa dalam cakrawala ini disamping manusia, hewan, hantu dan makhluk alam neraka.

    Satu lagi komentar, walaupun dalam agama Buddha tidak ditekankan konsep tuhan maha esa, tetapi ia jauh berbeda dengan materialism. Segala kebaikan berdasarkan 10 Paramita haruslah diamalkan, contohnya sedekah, berkorban demi makhluk lain, moralitas, mengatasi tamak haloba, mengatasi hasad dengki dan mengatasi kejahilan.

    ajaran Buddha bisa ja diamalkan oleh pelbagai lapisan masyarakat. Bikshu, bukan seperti sangkaan saudara yaitu isolasi. Golongan ini bergiat aktif menyebarkan cara hidup keBuddhaan.

  8. *oh…jadi tuhan hanya merupakan keinginan, dengan kata lain manusia yang ingin menjadi tuhan, jadi memang sama donk dengan pengikut paham atheis, terima kasih ya udah membantu saya dalam membenarkan pendapat walaupun secara tidak langsung
    ==>>dalam ajaran agama Buddha, Sang Buddha bukanlah Tuhan dalam agama Buddha yang bersifat non-teis (yakni, pada umumnya tidak mengajarkan keberadaan Tuhan sang pencipta, atau bergantung kepada Tuhan sang pencipta demi dalam usaha mencapai pencerahan; Sang Buddha adalah pembimbing atau guru yang menunjukkan jalan menuju nirwana).
    jadi nirwana itu bukan lah Tuhan

    nirvana yang merupakan tujuan para buddhist adalah “tuhan” semua sifat tuhan di islam ada di buddhist
    ==>> kalo gak tau jangan kasi comment

    Lagipula Islam sudah ada sejak manusia pertama ada
    ==>> klo emang islam ada sejak manusia itu ada kenapa agama buddha dan hindu lah yg pertama kali ada di dunia ini.

    (kalo paham atheis mungkin bingung dengan manusia pertama, di pikirannya pasti monyet melulu) ,
    ==>> dalam agama Buddha tdk pernah mengajarkan bahwa manusia itu adalah monyet, dalam agama buddha manusia dan alam semesta tidak di cipta kan begitu saja hanya dengan meniup kan hawa murni atau semacam nya lalu tiba2 manusia dan alam semesta ini hanya dalam beberapa saat telah tercipta, tetapi dalam ajaran buddha manusia dan alam semesta terbentuk karena proses. dalam agama buddha lebih masuk di akal manusia sebab kita hidup perlu proses. agama buddha jga bukan atheis sebab agama budddha

    Ya alam semesta dan hukum alamnya
    ==>> alam semesta dan hukum alam nya bukan lah tuhan tetapi tuhan lah yg menciptakan nya
    sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. itu lah sedikit padangan tentang tuhan dalam agama buddha bahwa tuhan tidak lah di lahirkan, diciptakan, tdk menjelama dll

  9. apapun orangnya yang penting harus mengapdi kepada nusa dan bangsa.

  10. Ketika Brahma (penguasa alam semesta/Tuhan bagi agama lain) meminta kepada Buddha untuk mengajarkan ajaran-Nya. Beliau berkata bahwa ada sedikit makhluk yang tertutup “debu”.

    Berarti akan lebih banyak orang yang tidak mengenal ajaran Buddha. Itu sebabnya umat Buddha sedikit daripada umat agama lainnya. Karena umat Buddha lebih mandiri/lebih pintar daripada umat agama lain, dalam sutta pun Buddha Gotama telah menerangkan kenapa ada orang yang menyembah makhluk yang dianggap lebih tinggi. Karena kebodohan/ketakutan mereka.

  11. ada baiknya coba anda berdiskusi dengan para banthe, bhiku, yang benar-benar memahami agama budha, sehingga tidak tercampur aduk antara agama budha dengan yang lain.
    Satu hal yang menjadi dasar pemikirin atau tulisan anda salah. adlaha pernyataan anda yang menyatakan bahwa ” setelah berdiskusi pada beberapa orang pemeluk agama budha yang tidak mengerti agama budha ”
    jadi kalau anda menanyakan pada orang yg tidak mengerti agama budha lantas itu di jadikan kesimpulan, maka kesimpulan anda akan menjadi kesimpulan yang bagaimana ???????. Ada beberapa forum tentang agama budhda di internet, saya sarankan anda untuk coba berdiskusi didalam forum tersebut terutama forum yang di asuh oleh bhante. Terakhir Selamat berdiskusi , mudah-mudahan pendapat anda bisa lebih terbuka.

  12. ini saya lampirkan websitenya yang di bina oleh salah satu bhante yang menurut saya cukup bijaksana sehingga mungkin pertanyaan anda dan kesimpulan anda bisa terjawab lebih bijkasana :
    http://www.samaggi-phala.or.id/ftj.php

  13. Terima kasih atas semua commentnya, tapi tetap saja kesimpulan saya tidak berubah :).

    Karena umat Buddha lebih mandiri/lebih pintar daripada umat agama lain.
    –> Masa sih? Bangsa yahudi yang dikaruniai kepintaran lebih daripada umat manusia yang lain saja tidak menghiraukan agama Buddha. Dan kenyataannya semakin lama umat manusia itu semakin pintar, dan semakin lama pula penganut buddha (dan agama pagan lain) pun berkurang. Hal ini justru berkebalikan dengan agama Islam, yang semakin lama justru semakin banyak penganutnya.

    Sementara ini dulu aja, saya cuma mau menyarankan jangan hanya langsung mempercayai agama warisandari orangtua, pelajari dan bandingkan dahulu seluruh agama baru memutuskan mana agama yang paling benar. Ok

    • renungkan Says:

      semakin lama pula penganut buddha (dan agama pagan lain) pun berkurang. Hal ini justru berkebalikan dengan agama Islam, yang semakin lama justru semakin banyak penganutnya.
      >>>>> itu lah perbedaan agama buddha dengan agama lainnya. zaman sekarang agama lain kebanyakan menyuruh mereka untuk masuk ke agama tersebut contoh: islam jika ortu islam anaknya hrs islam, itu menunjukkan bahwa hampir setiap anak dr pasangan yg ortuny islam tdk memiliki kebebasan dalam memilih. sedangkan agama budha tidak mengajarkan mereka untuk masuk agama budha, tp berbuat baik lah d dunia dengan cinta kasih.

      saya cuma mau menyarankan jangan hanya langsung mempercayai agama warisandari orangtua
      >>>>> anda sungguh munafik , dlm indonesia smua bayi yg lhr oleh karena ORTU nya islam mereka hrs masuk islam kalau tidak d blg “kafir” kalau tidak salah, bgmn comment anda ttg hal ini?

      bandingkan dahulu seluruh agama baru memutuskan mana agama yang paling benar. Ok
      >>>>>> menurut saya ini adlah kata2 yg benar2 bodoh, dlm agm buddha diajarkan bahwa semua agama itu sama,baik dan benar karena tujuannya sama. jd apapun agamanya tujuan utamanya adalah menyatukan seluruh manusia dengan berbeda agama,jika anda renungkan dengan benar semua ajaran agama itu sama, hanya pola pikir manusia dan manusianya itu sendiri yg membedakan, karena semua org biasanya bersifat chouvinisme(meninggikan kepercayaan sendiri dan merendah2kan kepercayaan org lain) tq

  14. Anda Cukup LUCU menurut saya, anda menyarankan

    ” PELAJARI DAN BANDINGKAN DAHULU ” seluruh agama baru memutuskan.

    Diagama Buddha yang sebenarnya justru dianjurkan hal tersebut.
    “EHIPASSIKO” (bhs Pali) yang artinya “DATANGLAH , PELAJARILAH baru PELUKLAH kalau sesuai.

    ada saran dari saya sebaiknya anda melakukan pendiskusian/penelitian lebih lanjut mengenai AGAMA BUDDHA yang sebenarnya dengan Tradisi orang CINA.
    Karena saya berasumsi anda telah mencampur adukan ke dua hal tsb.

    kalau sudah sampai masuk ke agama mana yang paling BENAR, ini merupakan hal yang paling sulit dan saya tdk berani masuk kedaerah tersebut. Seingat saya AA GYM saja tidak pernah menyatakan agama ISLAM paling BENAR dan malahan beliau menyarankan pada umatnya untuk menghormati agama orang lain. hal ini pernah saya dengar pada salah satu ceramah beliau yang disiarkan di acara TV pada hari minggu beberapa tahun lalu.

  15. Saya lucu? terimakasih, ternyata saya bisa menghibur anda :)

    mengenai AGAMA BUDDHA yang sebenarnya dengan Tradisi orang CINA.
    –> Saya lebih setuju bila mengambil referensi dari sumber agama Buddha, yaitu India. Karena di China agama sudah terlalu bercampur aduk dengan budaya (sama seperti umumnya di Indonesia).

    Ada baiknya bila benar atau tidaknya sesuatu jangan dinilai hanya dengan perasaan saja, karena hal tersebut sangat relatif tergantung dari sudut pandang orang tersebut. Baiknya lihat dengan akal dan pikiran serta logika dengan mengambil sudut pandang berbeda terlebih dahulu.

    Satu lagi, dari perkataan anda, sepertinya anda menilai kalo saya tidak meghormati agama lain. Kenapa anda bisa berpendapat seperti itu?

  16. “Salam Sejahtera dan Bahagia Selalu untuk Semuanya…
    Semoga kita selalu Bahagia, Baik dan penuh Kesadaran……
    Saya mencoba menambahkan sedikit tentang masalah agama Buddha tersebut. Saya sendiri seorang yang beragama Buddha, dan kedudukan sementara ini sebagai Guru Agama Buddha. Jadi begini, dalam agama Buddha Tuhan adalah jelas “ADA”, dan umat Buddha menyebutnya dengan sebutan “Sang Hyang Adi Buddha”. Memang benar konsep Tuhan yang ada dalam agama Buddha sangat berbeda dengan agama yang lainnya. Karena Guru Buddha mengajarkan ajarannya itu hanya segenggam daun saja, sementara yang belum diajarkan sebanyak daun yang ada dihutan. Dan pada saat itu yang diajarkan kepada manusia oleh Guru Buddha adalah hal-hal yang berhubungan dengan MASALAH, SEBAB MASALAH, HILANGNYA MASALAH, DAN CARA MENGHILANGKAN MASALAH. Seperti adanya orang cacat, ganteng, miskin, kaya, dipuji, dicela hal tersebut ADA karena individu sendiri yang membuat. Jadi semua hal yang muncul didunia ini ternyata memiliki SEBAB. Jadi dalam hal ini tidak ada yang namanya Ajaib, Aneh, Luar biasa, dan kata sejenisnya, itu semua hanyalah sebuah mata rantai yang sedang kita jalani. Jadi sifat dasar agama Buddha adalah menddik seorang bagaimana mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang pernah kita buat.Karena hal itu dipandang sangat penting sekali bagi Kebahagiaan manusia yang ingin meningkatkan diri dan memajukan batinnya. Dan hal itu semua tidak ada sangkut pautnya dengan Tuhan. Karena Tuhan itu Maha SUCI. Dan Kesucian Tuhan tidak dimiliki oleh sifat manusia yang masih sederhana seperti Jahat, Baik, Marah, Sayang, Pengasih, dan lain-lain. Kesucian Tuhan jika disamakan dengan pengertian itu sangatlah jauh, karena nantinya Tuhan seolah-olah seperti Manusia…. Sementara Tuhan Bukan Manusia. Dan Ajaran tentang Tuhan sangat sedikit sekali disinggung oleh Guru Buddha. Karena jika orang sudah pada tahap kesucian tertentu dengan sendirinya mereka akan melihat dunia ini sebagaimana adanya, termasuk terealisrnya konsep Tuhan. Karena Konsep Tuhan tidaklah cukup dicapai dengan pikiran, kata-kata, dan perbuatan. Tetapi dengan suatu bentuk Pencapaian. Jadi Kesimpulannya agama Buddha MEMILIKI TUHAN.
    Jika ada kesalahan dalam komentar ini, atau ada yang sedikit tersinggung saya mohon maaf yang sebesar-besarnya… Karena pemberian maaf kepada seseorang adalah tindakan mulia.
    Salam… Bahagia…. tuk semuanya
    Terima kasih atas perhatiannya terhadap Agama Buddha….
    Sekali lagi Terima Kasih…

  17. Saya akan membahas dan melakukan cross check dari beberapa comment.

    syiawa –>jadi tujuan umat buddha tidak lain dari pada “nirvana”adalah tuhan–> ada yang bilang nirvana=surga loh, mana yang benar?

    maggess –>semua orang mempunyai ciri-ciri kebudhaan, serta tuhan tidak terwujudkan ,tidak lahir tidak pernah mati ada di mana mana ada di dlm tripitaka hanya saja pengikut buddha mengatakan bahwa nirvana adalah tuhan,jadi tujuan mereka adalah untuk mencapai tuhan–>Hmmm….nirvana adalah tuhan ternyata cuman sebuah pendapat saja

    dan

    nirvana yang merupakan tujuan para buddhist adalah “tuhan” semua sifat tuhan di islam* ada di buddhist–>Masa sih? coba lihat commentnya ROCH AKSIADI

    chikung –> alam semesta dan hukum alam nya bukan lah tuhan tetapi tuhan lah yg menciptakan nyasesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma,…dan seterusnya –> yang menciptakan tuhan? katanya tuhan merupakan suatu pencapaian seseorang, mana yang bener?

    ffff –>dalam sutta pun Buddha Gotama telah menerangkan kenapa ada orang yang menyembah makhluk yang dianggap lebih tinggi. Karena kebodohan/ketakutan mereka. –> Dalam agama Buddha, tuhan sejajar dengan manusia? atau manusia itu juga tuhan ya?

    ROCH AKSIADI–>Tuhan tidak dimiliki oleh sifat manusia yang masih sederhana seperti Jahat, Baik, Marah, Sayang, Pengasih, dan lain-lain. * –> Kok beda dengan pernyataan maggess ya?

    dan

    Karena Konsep Tuhan tidaklah cukup dicapai dengan pikiran, kata-kata, dan perbuatan. Tetapi dengan suatu bentuk Pencapaian. –> Kalo lihat comment2 sebelumnya, jadi tambah bingung.

    Saya jadi menyimpulkan bahwa konsep agama Buddha terlalu rumit untuk dimengerti (mbulet kalo dalam istilah Jawa), dan justru terlihat seperti dibuat-buat (maaf) sehingga orang awam maupun penganutnya sendiri sulit menjelaskan hal paling mendasar dalam setiap agama, yaitu tuhan.

    Satu lagi, freddy menyatakan bahwa saya mengatakan (menulis) ” setelah berdiskusi pada beberapa orang pemeluk agama budha yang tidak mengerti agama budha ”, sangat jelas saya tidak ada menulis seperti itu, dan pernyataannya justru terkesan merendahkan semua pemeluk agama buddha yang telah memberi comment di posting ini (masa teman makan teman).

    Peace :)

    * Sebagai catatan, sifat tuhan dalam islam; Allah SWT memiliki sfat maha pengasih, maha penyayang, maha pencipta dsb (hingga 99 asmaul husna).

    • renungkan Says:

      the28 denganrkan jangan lah engkau percaya dengan kata2 org yg tidak jelas kedalammannya dalam pengertian agama buddha, apa yg dikatakan roch aksiadi itu benar bahwa Tuhan dalam agama budha adalah “Sang Hyang Adi Buddha” dan the28 anda terlihat pintar dlm memainkan kata2, anda tidak menjawab tp anda memutarbalikkan seperti menurut anda berbeda genan yg ini, oleh sebab itu anda lbh baik menanyakan secara lgsg kepada tokoh agama buddha yg terpercaya bukan hanya mendengar dr kata org lain , karena tidak smua comment yg mereka berikan sesuai dengan ajaran agama budha malahan ad yg berlawanan dengan ajran agma budha. INTINYA DALAM DUNIA INI KITA HARUS BERBUAT BAIK KEPADA SEMUA MAKLUH HIDUP,

      • Lisherg Says:

        menurut saya anda tidak benar..coba tunjukan pada saya.. Sutta mana yang mengatakan bahwa tuhan dalam agama Budhha itu ada dan di sebut Sang Hyang Adi Buddha??? kata2 Sang Hyang Adi Buddha itu hanya ada di indonesia.. karena WALUBI terpaksa harus mengeluarkan kata2 itu. demi menyesuaikan pancasila sila pertama..!
        tau gak.. kenapa orang Indonesia mengenal kata TUHAN?? karena dulu.. waktu sekutu menyebarkan agama kristen.. dengan mnyuruh orang Indonesia menyebut LORD yesus.. yang artinya.. Tuan yesus.. atau pangeran yesus.. tetapi orang2 barat tidak bisa mengatakan “TUAN” dengan benar.. makanya terdengar “TUHAN” jadilah sebutan.. TUHAN yesus…!

  18. Mungkin Penulis hrs lebih belajar lg ttg agama buddha.
    Bagaimana Para Tokoh Agama tsb menerima konteks Ketuhanan YME dalam teks Pancasila & UUD 45
    Walaupun mrk tidak menyebut dg istilah Tuhan, atau mungkin mereka lebih akrab dg Sang Hyang Buddha.
    Yang Jelas setiap bangsa pasti ada Nabinya…yang melakukan penyembahan thd tuhan yang satu..Tata cara peribadatan boleh beda tp keyakinan Imannya ttp percaya kpd Tuhan Pencipta Alam Semesta…Serta mengajarkan Kebajikan…

  19. Saya Seorang Muslim
    Agama budha menurut saya masih lebih baik dari pada agama kristen.
    Mereka penyayang, dan kebanyakan Ramah (Pemeluk budha).
    Saya memiliki banyak teman di luar Islam agama mereka nya ternyata 90% beragama Budha. Sisa nya Kristen dan Hindu.

    Kenapa demikian, saya lihat dari pergaulan saya sehari-hari. Teman beragama budha sangat ramah kepda saya, kalo saya jalan-jalan kerumah mereka saya di muliakan sebagai tamu, adab tersebut sama dengan adab islam yaitu seorang muslim harus memuliakan tamu.

    Mereka tidak sungkan-sungkan duduk dan bergaul bersama saya sehari-hari ketahuilah mereka adalah etnis tionghoa sedangkan saya beretnis Arab dan mereka beragama budha. Mereka berteman dengan saya dengan sangat baik.

    Beda dengan teman kristen, kebanyakan mencurigai saya. Sebelum nya mereka beragama budha dan kemudian memeluk kristen. Setelah memeluk kristen mereka berubah total. Mereka selalu membawa-bawa misi penyebaran agama nya. tidak ramah dan menjauh dari saya. Kalo kerumah mereka yang beragama kristen, nampak nya saya selalu di curigai dan ada tatapan berbeda yang tidak biasa nya.
    Yang saya ketahui bahwa mereka itu telah di doktrin bahwa umat Islam adalah teroris agama kejahatan.

    Berbeda dengan agama budha yang mengajarkan ulasasih, ramah hingga sekarang.
    Saya kira dari segi kebaikan Islam dan Budha tidak jauh berbeda yang membedakan hanya keyakinan dalam menyembah Tuhan saya tidak tahu orang budha menyembah apa?
    Kalo yang orang Islam hanyan menyembah satu tuhan yaitu ALLAH SWT.

    Agama perusak dunia adalah Kristen.
    Coba anda lihat sejarah di masa lalu hingga sekarang.
    Agama kristen selalu memulai konflik, dengan tujuan pengkabaran injil dan penyelamatan domba tersesat.
    Lihatlah sejarang Paus mengutus pasukan menyerang palestina pada perang salib 1, membunuhi orang-orang islam.

    Lihat juga Umat islam di seluruh dunia mereka hanya satu masalah yaitu mereka beriman kepada Allah yang Esa dan di ajak untuk menjadi kristen dan mereka menolak nya. Pada saat umat muslim dan kristen 50 banding 50 di suatu daerah mereka dengan licik melakukan pembasmian umat Islam secara sadis.

    Baca itu Injil…..!!!
    Isi Injil hanyalah kitab mengajarkan cara penganiayaan terhadap manusia.

    Perbedaan pejuang Islam dan Pejuang Kristen

    Mana ada pejuang islam yang merokok, memperkosa dan pelecehan lain nya?
    Kalo pejuang kristen hobi nya pencabulan pemerkosaan dan melakukan kesadisan berlebihan, lihat saja di Iraq, Afgahanistan, Abughuraib penjara-penjara rahasia milik mereka. di tempat itu mereka menghinakan umat islam sehina-hina nya.

    Kalo anda tidak percaya isi Al Quran itu baik dan indah cobalah anda membeli nya dan membaca nya. Lihatlah isi nya sangat indah. Kitab ini mudah di cernah, mudah di hafal. Setiap tahun ada ribuan lulusan Universitas Islam di luar negeri seperti Al Ahzar yang syarat kelulusan nya harus menghafal Al Quran. Lihatlah ini bukti bahwa Al Quran adalah mukzizat.
    +++++++++
    kalo anda tidak percaya Injil yang mengajarkan pembantaian massal dan pencabulan serta keburukan lain nya. Cobalah BACAAAA ITU INJIIILLLL!!!!
    LiHAT ISI NYA……!!! apa ada kebaikan??? hanya 20% adalah Firman tuhan sisa nya adalah ajaran bejat!!!!!
    Boro-boro mau hafal Injil, Baca aja jarang paling baca yang cabul-cabul nya biar semangat ke diskotek dan minum anggur + Berbuat ASUsila.
    Mana ada orang kristen yang membaca injil dari awal sampai akhir bisa habis????
    +++++
    Kembali kemasalah Budha kalian umat budha jgn terpengaruh ajaran kristen, Islam tidak melarang kalian beragama budha karena dalam Al Quran Surat Al Kafirum menerangkan kebebasan beragama.

    Kalo saja Islam memaksa kalian beragama Islam sudah tentu kalian sudah musnah dari dahulu, karena kalian hidup di lingkungan mayoritas muslim.
    Kalo orang islam jadi minoritas dijamin mereka di tindas dan teraniaya.

    Setelah ini terserah anda
    Yang saya sarankan anda harus Baca AL Quran, Hadits(Klo perlu) dan Baca Injil. Bandingkan isi dan kandungan nya.

    Download File bisa di dapatkan di http://www.Pakdenono.com

    Orang yang Pintar hanya memilih Islam

    Peace

    • renungkan Says:

      percayalah bahwa semua agama itu sama hanya manusia yang merusaknya. yang menbuat suatu agama itu tercemar di zaman ini adlah penganutnya. contoh teroris ttg bomb bunuh diri, apakah kita bisa bilang bahwa agama islam yang mengajarkan hal tersebut? jawabannya ; adalah TIDAK. karena yang salah adlah penganutnya yang sala mengartikan isi2 dr alquran oleh sebab itu jgn la kita bilang injil atau alquran yg lbh mudah d mengerti semua itu tergantung dari pola pikir si pembaca trims

    • kalau orang pintar memilih islam sebagai agamanya,lalu orang bodoh memilih agama main itu salah besar.seperi kita tau bahwa agama di dunia ini yang paling bikin masalah adalamh agama Islam.Pernahkah kalian mendengar umat Kristiani/bhudist/hindustan bermasalah?semua orang juga tau bung

  20. Al Quran dalam surat Al Kafirun sudah mengatakan “Lakumdinukum waliadin”
    Bagimu agama mu dan bagiku agama ku. Ini menunjukkan masalah kebebasan umat lain untuk menjalankan agama nya.

    Kita umat islam tidak di benarkan menghina agama lain. wahai zamo.
    Maka nanti kedepan akan terjadi saling hina menghina.

    Saya harap zamo tidak mengulangi komentar buruk nya lagi.

    • setuju bget ne,,,,,,orang yg meyakinin agama nya dan menjalankan tanpa membandingkan kayaknya lebih baik…..

  21. duh! kenapa saling menghina sie….semua agama tu sama. Ada kelebihan dan ada juga kekurangannya masing-masing…semua tujuan agama adalah untuk kebahagiaan umat manusia….

  22. Warrior of love Says:

    Wahai jiwa jiwa yang tenang…jangan sekali kali kamu…mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan menghakimi .Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yang sejati.Bukankah kita memang tercipta laki laki dan wanita dan menjadi suku suku bangsa…yang pasti berbeda bukankah kita harus saling mengenal dan menghormati bukan untuk saling bercerai berai dan berperang angkat senjata.

  23. Wahai jiwa-jiwa yang tenang…jangan sekali-kali kamu…menjadikan manusia biasa layaknya tuhan, menjadikan nabi menjadi tuhan, menjadikan benda/berhala sebagai tuhan, dan janganlah menjadi manusia yang tidak bertuhan.

  24. @the28
    Anda tau knp Umat Islam lebih byk? Di tanya knp lagi? Krn Agama ISLAM mengharuskan anak2nya utk mengikuti Agama Orang Tuanya Khususnya AYAHnya yg notabene udah ISLAM… ya pasti Islam lha lebih byk… gt aja koq msh butuh d kasih tau lg

    • mujahidhin Says:

      orang islam mengharuskan anak2nya untuk mengikuti agama orang tuanya..
      artinya banyak orang yg menganut agama anda lari dari agama anda dan tidak mengikuti agama yg di ajarkan orangtuanya..?
      trus yg gw dengar biar orang kristen bisa masuk surga harus menyadarkan domba tersesat..? skarang banyakan mana..? orang tua yg beragama islam ato orang kristen yg harus mencari domba tersesat dengan menghalalkan segala cara..? pernah w iat video wisudah misionaris.. kok wisudahnya malah baca al-quran..?

    • Pemeluk agama Buddha juga Atheis …SIAPA BILANG AGAMA BUDDHA ATHEIS,.. JUSTRU SETELAH SAYA MURTAD DAN MASUK MENJADI UMAD BUDDHA BARU TAHU BAHWA AGAMA BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      Hal tadi penulis simpulkan setelah melakukan perdebatan tentang agama dengan beberapa teman saya yang memeluk agama Buddha. Secara garis besar, hal yang melandasi saya menyatakan bahwa pemeluk agama Buddha juga Atheis antara lain: ….APAPUN ALASANNYA DEBAT ITU TIDAK BENAR.. DAN.. NABI TIDAK MENGAJARKAN DEBAT….!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      1. Kedudukan Sindharta Gautama (Buddha) sama seperti kedudukan para nabi atau rasul, bukanlah tuhan seperti penulis kira sebelumnya. ….SIAPA BILANG BAHWA SANG BUDDHA ITU TUHAN,… TUHAN DALAM AGAMA BUDDHA ASANGKATANG “ESA” TAN KENO KINOYO NGOPO [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      2. Kedudukan Dewa dan Dewi dalam agama Buddha juga sama, sebagai para nabi atau rasul. ….NGGABYEK..!! ORA NGONO KUWI [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      3. Tuhannya pemeluk agama Buddha sebenarnya ialah alam semesta beserta hukum-hukum alam yang mendampingi, bukan sesuatu yang tidak terlihat seperti yang ada pada agama lain atau biasa mereka sebut sebagai Persona (Allah SWT mereka anggap sebagai Persona), dengan kata lain serupa dengan paham materialisme. DI DALAM AGAMA BUDDHA TUHAN YANG ESA ITU TIDAK BISA DIPERSONIFIKASIKAN SEPERTI MELIHAT, MENDENGAR, MENGGENGGAM, NGOMONG/BERSABDA, LUNGGUH KURSI DLL APA LAGI TUHAN MARAH NGAMUK CEMBURU DLL. [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      4. Mereka menganggap semua tuhannya orang beragama (islam, Kristen, Hindu, dsb) sebenarnya sama, yaitu alam semesta. ….SAYA KOK BELUM PERNAH MENDENGAR SEPERTI ITU,.. APA LAGI MEMBACA KITABNYA, TOLONG TUNJUKKAN DI TRI PITAKA YANG MANA ITU,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      5. Prinsip hidup dalam agama Buddha kurang lebih sama dengan paham materialisme, bila melakukan perbuatan baik(bekerja keras, beramal, dsb) akan mendapat hal baik, sedangkan perbuatan buruk (malas, membunuh, dsb) juga akan mendapat hal yang buruk, dan tidak ada yang salah dengan keduanya, semua tergantung dari pribadi masing-masing. …ITU NAMANYA ADIL,.. BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN UNTUK MEMINTA,.. TETAPI AJARAN BUDDHA MEMBERI/MELEPAS [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      6. Penciptaan alam semesta tidak dijelaskan dengan baik dalam agama Buddha, hanya sebagai mitos atau dongeng yang mereka sendiri bahkan mengatakannya sebagai hal yang tidak masuk akal (ilmiah), sehingga paham Darwinisme atau teori Evolusi sangat mudah untuk diterima. ….BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN PERCAYA TIDAK PERCAYA KAMU HARUS PERCAYA (IMAN TAKLID ATAU ANUT GRUBYUG) TETAPI BUDDHA MENGAJARKAN UNTUK MEMBUKTIKAN DAHULU (EHIPASSIKO) SETELAH TAHU DAN MENGERTI TERSERAH PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SAK KAREPMU YO ORA DOSA YO ORA DI DENDA…!! TUGAS BUDDHA HANYA MEMBABARKN DHAMMA…!! PERCAYA TIDAK PERCAYA URUSAN SIRO..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      7, Ibadah atau ritual keagamaan hanyalah sebagai semacam kebudayaan. …MAKSUD KAMU SEPERTI 17TH TUJUH BELAS TAHUN YANG LALU KETIKA SAYA NGUBENGI BAITULLAH MERTAMU NENG OMAHE GUSTI ALLAH NGONO PO PIYE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      Dari serangkaian pernyataan diatas saja sudah jelas bahwa ciri-ciri atheisme sangat kental dengan agama Buddha, hanya saja memang ada beberapa hal yang menyebabkan agama Buddha masih bisa disebut sebagai agama, seperti masih mempercayai adanya kenabian (kerasulan) beserta meiliki pedoman hidup. Salah satu teman penulis bahkan menjadi seorang vegetarian dengan maksud menjalankan perintah agama, dan harapan utamanya tidak lain untuk menjadi seorang Buddha dan memperoleh kenikmatan di nirwana. ….NDA PAHAM APA TIDAK JALAN MENUJU NIRVANA/NIBBANA..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      “Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan (untuk memperoleh pahala).” (Huud, 11:16)

      Secara hakekat ketuhanan pemeluk agama Buddha sebenarnya masih merupakan pertanyaan besar, dan bahkan penulis berulang kali mengajukan pertanyaan “Jadi, sebenarnya siapa tuhan kalian?”, jawabanya “Ya alam semesta dan hukum alamnya”, namun ada juga yang bingung sendiri mau menjawab apa, karena dia sendiri tidak tahu sebenarnya siapa tuhannya. ….NGAWUR…!! PEMAHAMAN SAYA PADA BUDDHA TIDAK SEPERTI ITU,… DULU PERNAH SAYA GANDRUNG PADA ALLAH,.. JADAB,… SEJATINE ORA ONO OPO2 KEJOBO MUNG ALLAH KANG ONO,.. SAK MOBAH MUSIK-E ENEK-E MUNG ALLAH… ITU KETAUHIDAN SAYA WAKTU ITU,.. JUSTRU SETELAH MENGNAL AJARAN BUDDHA JUSTRU SAYA MENGAKUI BAHWA AJARAN BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” DAN NGGAK TANGGUNG2 SAYA LANGSUNG NJEGUR KE AGAMA BUDDHA..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme, mungkin inilah yang menjadi latar belakang kenapa RRC menjadi negara komunis terbesar dunia ….HE….HE….HE….HE…. APAKAH KAMU SUDAH BERAGA ISLAM,…?! BUKAK-EN BAITULLAH ISINE OPO,.. LEK ORA WERUH SOWANO NENG MBAH GOOGLE, ENGKO KARO MBAH GOOGLE DIWENEHI AMALAN http://WWW.ISI KA’BAH.COM [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

      “Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan.” (Al A’raaf, 7:139) ….EHIPASSIKO,.. OPO WIS MBOK BUKTEKNE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

  25. @dodol

    Ya ia lah lebih banyak, buat apa dibahas lagi. Masa kalo punya anak agamanya lain, yang bener aja…

    Sebagai informasi, zaman sekarang ini zaman kebangkitan Islam, lihat saja di eropa, amerika, jepang, dsb. Uniknya semua itu terjadi justru setelah isu2 yang mendeskriditkan islam.

    • renungkan Says:

      @@ the 28 ingat kata2mu seperti ini ;
      Sementara ini dulu aja, saya cuma mau menyarankan jangan hanya langsung mempercayai agama warisandari orangtua.
      dan bandingkan dengan kata2mu berikutnya;
      Masa kalo punya anak agamanya lain, yang bener aja…
      terbukti bahwa anda adalah seorang yang ingin mencerai beraikan semua agama, seandainya seluruh manusia membaca comment anda mungkin dunia akan hancur karena sifat anda adalah sovinisme, sedangkan para muslim yg membaca comment anda pun merasa malu bahwa kata2mu sungguh memalukan dan merendahkan derajat org muslim di indonesia.
      karena barang siapa yg meninggikan maka dia akan di rendahkan , dan sebaliknya.

  26. saya dengar orang Islam sangat berbudi
    orang berbudi tentu tidak mudah mengeluarkan kata-kata yang menyakiti orang lain…
    saya kira orang Islam sangat pintar-pintar
    orang pintar tentu tidak membuat kesimpulan tanpa penelitian dan penyelidikan lebih dulu
    sebelum membuat kesimpulan tentang agama Buddha sebaiknya anda pelajari dulu agama Buddha dari sumber yang terpercaya

  27. PeAcEE.... Says:

    LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE>>>>>>>>>>>>
    Hi guys, Saudara – saudaraku sebangsa dan setanah air, apapun keyakinan yang dianut, marilah kt hidup rukun dan damai tanpa membeda – bedakan satu sama lain. Perbadaan itu anaugerah yang harus disyukuri. Jangan sampai hal itu merusak kedamaian negeri ini. Cobalah untuk selalu berpikir positif. Saling menghormati, saling menghargai, dan hidup dalam suasana toleransi. BHINEKA TUNGGAL IKA! Walaupun kita berbeda kita tetap satu man. MANUSIA……Ye, hidup PANCASILA…………………………..
    So, lets love each others….live in peace atmosphere.
    OK!

  28. tukangkritik Says:

    gua sadar kalo ikut nomong ni masalah gajagi jadi kelar.
    tp gu juga yakin lo semu yg ngemeng dimari yakin lo yang paling bener. tapi ada bagusny si 28 bikin gara gara kaya gini. kita jadi tau satu samalin. mungkin kita bakal saling menyayai karna kenal. gasalah juga kita baca injil, kitb buda dan Al-Quran. tapi gua saranin wktu ngebaca kitap ini dengn kejujuran dan menghargai, dan mau mengakui kebenaran.
    sama ngaca madiri sendiri..

    maap nih sodara sodara kalo sok tu gaketulungan..
    Wasalam..

  29. hei… kalian harus sadar..
    agama apa yang lebih dulu ada di dunia?!
    agama Buddha lebih dulu terlahir..
    agama islam paling terakir..
    islamlah yang merangkum ajaran dari semua agma-agama sebelumnya!

  30. Wah…ramai juga…
    buat xyz..
    agama Buddha lebih dahulu terlahir? Ada-ada aja deh…
    Jangan-jangan anda mengira Islam baru ada setelah nabi Muhammad? Salah besar tuh, banyak baca dan belajar lagi ya…

  31. kalo agama diperdebatkan memang tak kan ada habisnya. karena berdebat itu hanya adu argumen, ujung2nya adu keras kepala. siapa yang kepalanya yang paling keras, dialah yang akan merasa jadi pemenangnya, menunjukkan kepada dunia betapa bodoh dan dangkalnya pikiran MANUSIA. berdebat soal agama hanya buang2 waktu, bagaimanapun sang waktu terus berjalan dan KAU pun akan bertemu “tamu2 agung” yang tak dapat KAU tolak… yaitu usia tua, sakit, dan akhirnya kematianMU. dan sampai KAU mati ‘pun perdebatan tentang agama ini tak kan pernah berakhir, dan KAU tak punya banyak waktu mencari siapa jati diriMU yang sebenarnya.

  32. no one bener, ndak usah berdebat…Terima kenyataannya saja…
    no one Says: “…dan KAU tak punya banyak waktu mencari siapa jati diriMU yang sebenarnya.”
    me: wah, zaman sekarang masih ada juga yang naif ya

    Ngomong2 no one atheis ya?

  33. tentang agama buddha itu atheis……
    Bila atheistik didefinisikan sebagai tidak mempunyai Tuhan
    maka tentu saja Buddhisme dapat digolongkan sebagai atheis.

    Buddhisme mengajarkan untuk merealisasi Tuhan, yakni dalam wujud menampilkan “sifat-sifat Tuhan” (cinta kasih, keadilan, kebajikan,
    dan lain sebagainya) dalam hidup kesehariannya.

    “Semoga semua makhluk sejahtera dan damai, semoga semua makhluk berbahagia Makhluk apapun juga Baik yang lemah atau yang kuat tanpa kecuali Yang panjang atau yang besar yang sedang, pendek, kurus atau gemuk Yang terlihat atau tidak terlihat Yang jauh maupun yang dekat Yang telah terlahir atau yang akan dilahirkan Semoga semuanya berbahagia”

    • apakah anda cukup tahu tentang agama buddha… anda tidak boleh berkomentar tanpa ada sebuah kepastian yang jelas… itu sudah merendahkan agama lain. dan malah anda tidak bisa dikatakan beragama islam karena sesama agama itu menghargai, bukan merendahkan dengan mengatakan agama buddha tidak mempunyai tuhan. singkat saja. apa anda pernah lihat tuhan. jika sudah pernah liat baru berkomentar…

  34. bukan, disini aku bicara dari batin sebagai MANUSIA, terlepas dari batasan2 agama manapun. Tentu saja aku aku ini masih naif, gila, sesat dan bodoh. dan secara ALAMIAHNYA si bodoh akan bertemu dengan si bodoh. si sesat akan bergaul dengan si sesat. si bijak akan berkumpul dengan si bijak. ya dinalar aja deh…, kalau aku sudah bijak tentunya aku gak perlu ikutan buang2 waktu tulis koment di blog beginian.mending bergaul dengan orang bijak.wakakak… :-D

  35. no one: blog beginian.mending bergaul dengan orang bijak.wakakak…
    me: ada tuh yang termasuk bijak, Adhijaya contohnya. Dia mau kok nulis comment di sini

    kalo di Internet mah siapa aja baik bodoh, pintar, gila, sesat dsb campur aduk, gak seperti di dunia nyata

    • renungkan Says:

      itu lah anda menjadi bodoh karena anda hanya mendengar dr kata2 org yang sesat makanya anda ikut sesat

  36. ijinkan saya untuk ikut berbicara/berpendapat disini.

    menurut saya:
    sesungguhnya ajaran agama Buddha itu sangat benar dalam akal dan logika.
    sebab saya melihat adanya manusia yg secara fisiknya tidak lengkap.
    menurut ajaran agama Buddha jelas di katakan apa yg di petik adalah apa yg di tanam.dan itu merupakan hukum sebab dan akibat.
    jikalau semua apa yg di dunia ini adalah kehendak Tuhan apakah kita tidak melihat sesungguhnya
    1.Tuhan itu adalah seorang sosok yg sangat kejam?(dengan sengaja menciptakan sebagian manusia itu dengan ketidak lengkapan)Jika anda menganggap hal demikian adalah corak kehidupan,mengapa harus corak yg demikian?(sangatlah tidak mungkin yang dinamakan Tuhan itu yg sangat sempurna dan sangat bijaksana dan maha mengetahui mengalami gangguan teknis sehingga mengalami “produk gagal”
    2.Tuhan itu juga memiliki sifat dari manusia?contohnya:memberikan apa yg di minta kepadanya,memberikan hukuman kepada mereka yg tidak percaya kepadanya.(jika memang Tuhan itu berkehendak? mengapa tidak “Dia” tidak menghendaki semua di dunia ini adalah orang yg baik semua)

    Pendapat mengenai “Agama Budha Tidak Memiliki Tuhan” itu saya rasa tidak tepat.
    sebab saya pernah baca dalam sebuah buku(untuk karangan sendiri)yg saya baca di taman baca sebuah vihara.
    dikatakan ” didalam agama Budha tidak di bicarakan Tuhan, karaena jukalau kita berbicara Tentang Tuhan maka akan sangat sulit untuk Logika manusia itu mencernanya”jadi pendapat didalam agama Buddha itu tidak ada Tuhan itu adalah tidak benar.
    jika mengacu pada pernyataan itu sangat lah benar.sebab saya sering bertanya-tanya:
    1. Siapakag Tuhan itu?
    2. Dari manakah Tuhan itu Berasal?
    3. Siapakah Tuhan itu?
    4. Jika Tuhan itu tidak di peranak,lantas dari apakah dia?
    5. juka di katakan manusia itu di buat sesuai denganrupa tuhan?
    bagaimanakah rupa tuhan itu sebenarnya?
    6. apa maksud Tuhan menciptakan manusia dengan seluruh kelakuan yg
    komplit, apakah hanya untuk di permainkan saja dengan cara
    membinasakannya dengan ajab-ajabnya?(apakah Tuhan itu tidak
    berdosa jika berbuat demikian?)
    7. Apakah tuhan itu selalu tidak pernah membuat kesalahan?

    mungkin menrut anda pertanyaan saya terhadap tuhan itu aneh,
    tapi adakah anda menyadari dan coba mencari jawabannya?

  37. Wuih…panjangnya…
    Tapi sayangnya anda menyampaikannya secara berputar-putar dan dipenuhi dengan tanda tanya “?”. Mungkin tujuan anda supaya membuat pembaca terhanyut dengan rasa bimbang dan rasa ingin tahu sehingga melakukan ikut melakukan perenungan dan pada akhirnya…(tahu sendirilah)

    Namun dengan cara seperti itu juga dapat dilihat kalau anda sendiri masih tidak tahu dan yakin kalau tuhan dalam agama anda itu ada atau tidak. Karena kalau yakin dan benar kalau agama Buddha itu memiliki tuhan maka anda akan menyampaikan pendapat dengan tegas tanpa harus berputar-putar dan bermain dengan tanda tanya. Kalau iya ya bilang iya, tidak ya bilang tidak.

    Kalau memang begitu saya akan mencoba pola seperti anda:
    1. Jika agama buddha memiliki tuhan kenapa tidak mengatakan begitu? tapi justru menggunakan kalimat yang sangat kental terasa”melarikan diri dari topik” (contoh:didalam agama Budha tidak di bicarakan Tuhan, karena jikala…bla bla bla)
    2. Apakah anda pernah meminta dari tuhan? atau anda merasa meminta dari tuhan itu hal yang sia-sia, cukup andalkan sebab-akibat?
    3. Apakah logika dalam dunia (manusia) itu adalah logika yang hakiki? atau hanya suatu “sistem” untuk mengakomodasi kehidupan di dunia semata?
    4. Kenapa negara-negara maju mayoritas agama buddha justru menjadi negara yang dominan masyarakatnya atheis dan menjadikan agama sekedar budaya? hal itu karena masyarakatnya sendiri atau sudah terpola pikir oleh agamanya(buddha)?
    5. Apakah anda merasa saya menghina agama buddha karena mengatakan kalau buddha atheis?
    6. Sudah siapkah anda menemui kematian dengan keadaan sekarang? bagaimana bila apa yang anda percayai selama ini salah? tidak ada garansinya lho…hehehe…

    Oh ya, mau tuhan itu kejam atau apapun itu, kan sudah hak absolut sang pencipta, sebagai yang diciptakan ya nurut aja. Terus saya tidak setuju kalau tuhan memiliki sifat dari manusia, karena sifat manusia itu justru diberi/dianugrahkan oleh tuhan. Jangan kebalik

    PS: Jangan balik tanya lagi ya… :)

    • trus di asmaul husna apa ada
      Tuhan maha kejam yaA????????
      jd bgung,,,!!!!
      koq lama2 aq baca koment km kayak nya km sudah jd Tuhan jg..
      mang betul ya,,,klo dunia mo kiamat…banyak org merasa dia plg bener..

    • anda sendiri tidak mengerti dan mendalami tentang agama buddha. anda pernah pikir kalau agama islam sembahyang nya di depan dinding. sungguh tak masuk akal.
      anda sudah menghina agama lain… maka anda juga akan merasakan karma yang sama.
      apa bedanya beragama satu dengan yang lain. semuanya mengajarkan yang baik.
      cuma anda yang membuatnya menjadi tidak baik.
      bukti lain, di indonesia banyak kejadian pengeboman,. semua karena ajaran islam. saya tidak mengatakan agama islam tidak benar. cuma anda penganut agama islam yang sudah berlaku tidak benar…

      erika: ya mungkin dia lah yang paling tahu tentang tuhan… di sudah pernah melihat tuhan…

    • indonesia banyak bencana mungkin karna orang seperti anda yag berbuat tidak benar… tidak menghormati agama lain… anda pikir agama anda sempurna. buktinya anda sendiri sok tahu…. dan bnyak bercomentar… anda akan semakin bnyk bercomentar lagi karena tidak ingin kalah… hormati dan hargai lah..

  38. joko tingkir Says:

    Rekan2 umat Buddha ytc,

    agak susah menjelaskan konsep ketuhanan dalam agama kita untuk rekan2 kita yg bukan umat Budhis. jadi perlu penjabaran yg demikian detail, sehingga mereka jelas sejelas jelasnya.

    Rekan2 yg ingin mengetahui Konsep ketuhanan dalam ajaran Buddha, sedikit penjelasan yg bisa direnungkan oleh rekan2 non Budhis.

    1. Buku kitab suci (apapun namanya itu) tidak mampu menjelaskan konsep ketuhanan, bahkan dalam agama apapun karena: “apapun yang dijelaskan tentang ketuhanan adalah salah”. Kenapa?

    *** “karena kita tidak tahu Tuhan itu seperti apa….. lalu bagaimana kita bisa tahu sifat2 Tuhan?” kita hanya meyakini Tuhan itu ada tapi tidak membahas Tuhan itu seperti apa….. bahkan sifat2nya (karena kita tidak tahu)

    *** Bila kita tahu (menurut kitab suci disebutkan begini dan begitu….) maka pasti ada penulisnya (di muslim mungkin langsung dari langit?? yg didapat dari gua Hira) apakah Tuhan yg mengatakan begitu? laki2 kah beliau? perempuankah? atau mungkin tidak terlihat tapi terdengar….. suara laki2 kah beliau? perempuankah? lembutkah? beratkah suaranya? Yakinkah kita bahwa nabi kita sudah bertemu Tuhannya secara langsung?

    *** Tuhan dalam konsep agama Budha tidak bisa dijabarkan/jelaskan sedemikian rupa. Hanya meyakini saja.

    *** Jadi, apapun yg kita coba jelaskan tentang Konsep Ketuhanan, adalah hanya menurut kitab suci saja. (memang itu patokan umat, tapi seberapa yakin kita semua bahwa kitab tersebut masih seperti ketika diterbitkan pertama sekali?)

    *** Secara garis besar, ajaran Buddha tidak mengenal aturan yang baku, bahwa kebenaran/kasih sayang/dan kebaikan2 lainnya tetaplah kebaikan, dan tetap mendapat suatu pahala (karma baik) terlepas apa agama orang tersebut.

    Pertanyaan menarik: Bila bapak X bukan pemeluk agama anda, sepanjang hidupnya banyak sekali melakukan perbuatan baik dibanding perbuatan tidak baiknya (misalkan baiknya 80% dan kelakuan jelek sisanya). apakah beliau masuk surga?

    secara logika, mengapa demikian? secara non logika, bisa diterima kah pendapat anda?

    salam

    Ipok

  39. Tentang agama buddha atheis,saya jg tidak tau tetapi sepertinya tuhan memang tidak ada,itu hanya buatan manusia,
    Ada pertanyaan yg ingin saya tanyakan,D agama2 laen mengatakan Kalo tuhan cuma 1,knp d tiap agama ada tuhan,apakah itu tuhan yg sama?maka agama mana yg punya tuhan yg benar,kan cuma 1
    Dan bila beda maka tuhan ada berapa?
    Apakah mereka bersaudara(mempunyai keluarga)?
    Coba jawab…
    Tentang nirvana,nirvana bukanlah nama tuhan,atau sebutan untuk tuhan tetapi nama surga,seperti yg d ketahui umat buddha,surga ada banyak bukan cuma 1

    • renungkan Says:

      tuhan hanya 1 yaitu tuhan yang maha esa
      sedangkan yesus, nabi M. SAW , siddharta gautama adalah manusia yang diberi kelebihan oleh yang maha kuasa untuk membuat manusia ini berbuat baik dalam kehidupannya.

  40. gw cuma pengen tau ajah…….
    klo umat islam sholat ituh mendoakan Nabi Muhammad yah?
    kenapa mendoakan beliau??????
    trus kenapa klo sholat harus ke arah yg ditentukan??????
    memang ituh ke arah mana dan ada sesuatu apa di arah itu?
    gw cuma pengen menambah pengetahuan ajah koq…….
    sama sekali gak da unsur untuk menjelekan agama siapa pun……
    thank you…….
    semoga semua makhluk berbahagia………
    sadhu………sadhu…………sadhu………..

    • mujahidhin Says:

      shalawat dalam islam bukan merupakan sebuah doa kepada nabi Muhammad SAW.. melaikan pujian karena beliau telah membawa kami umat islam dari tempat yg gelap gulita ke tempat yang terang benderang.. sekarang contoh.. anak bayi yg meninggal dalam agama saudara di doakan tidak..? anak bayi yg baru lahir saja yg masih bersih belum punya dosa di doakan.. kan nabi sudah di jamin masuk surga. malah klo kita shalawat yg untung kita.. dapat pahala.. :D
      sekarang masalah solat.. nah klo

  41. KALO MENURUT SAYA AGAMA APA AJA ITU BAIK.ASALKAN DIANUT DAN DIJALANKAN/DIPRAKTEKKAN DLM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.JANGAN KATANYA AGAMA INI ITU TAPI KENYATAANNYA MALAH BERBUAT YG JAHAT2.

    KALO YG BERAGAMA PASTI BERPIKIRAN YG BAIK2 DAN TIDAK SALING MENUDUH.

    DARI SIKAP MENUDUH ITU DAPAT DITANDAI SEBAGAI ORG ITU MASIH KURANG PAHAM AKAN AGAMANYA.

    KARENA AGAMA APAPUN DI DUNIA KAN MENGAJARKAN KITA UNTUK BERBUAT BAIK (PIKIRAN,PERKATAAN DAN PERBUATAN BENAR).

    DEMIKIAN PENDAPAT SAYA.
    SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA.
    SABBE SATTA BHAVANTHU SUKHITATHA.

    SADHU~SADHU~SADHU~

  42. steven (luckystar_chuan@yahoo.co.id) Says:

    JADI SEMOGA TIDAK ADA LAGI YG SALING MENUDUH.

    AGAMA ITU YA UNTUK KITA BERGERAK KE ARAH YANG LEBIH BAIK BUKANNYA JADI BERANTEM KAYAK DIATAS2.

    YANG NAMANYA AGAMA KALO DIPERDEBATKAN KAYAK DIATAS.NTAR MALAH TERJADI PIKIRAN YG TIDAK BENAR ALIAS DENDAM ANTAR AGAMA.

    ITU GAK BAIK.YANG PENTING YA POSITIF THINKING YA KAN^_^.
    SADHU~SADHU~SADHU~

  43. puting beliung Says:

    buat rekan2 buddhist: lebih baik urus batin sendiri, tanya diri sendiri; masih gelapkah batinku? atau sudah sedikit terangkah? ataukah batinku sudah mati karena dibunuh kebencian? cuma kita sendiri yang merasakan. daripada buang2 waktu mengurusi pendapat orang, pengembangan batin jauh lebih penting!

  44. Perkenalan nama panggilan saya Beeyan, Buddha-Jawa, The28 awal saya membaca tulisan Anda saya agak simpatik, saya pirkir mungkin anda adalah orang yang toleran. Semakin kesini, setelah banyak umat Buddhis lainnya yang menyanggah pendapat Anda, Anda malah justur ogah menanggapi. Umpan balik Anda juga menjadi semakin tidak bijak (menunjukkan bahwa Anda itu orang yang tidak mau untuk berusaha menanggapi pendapat orang lain), contoh:
    “no one: blog beginian.mending bergaul dengan orang bijak.wakakak…
    me: ada tuh yang termasuk bijak, Adhijaya contohnya. Dia mau kok nulis comment di sini

    kalo di Internet mah siapa aja baik bodoh, pintar, gila, sesat dsb campur aduk, gak seperti di dunia nyata”

    Saya juga sempat membaca laman depan blog Anda (yang sebagian besar menceritakan agama Islam di negara yang penduduk Islamnya adalah orang minoritas), Saya agak kasihan melihat Anda, Anda pastilah orang yang SANGAT fanatik terhadap agama Anda.
    Anda juga hanya menekankan bahwa “itulah mengapa Orang Cina dan Jepang ateis semua”, memang apa yang salah dengan ateis, saya lebih memilih berteman dengan teman ateis saya daripada dengan orang yang berkedok agamanya Islam, Kristen maupun Buddha sekalipun tetapi moralnya buruk.
    Setelah membaca lagi, saya juga menyimpulkan Anda hanya bangga dengan angka-angka dan statistik umat Islam yang semakin banyak di dunia, memang Anda mentutup mata dengan kejadian para TKI dan TKW kita yang disiksa di Arab Saudi (yang notabene negara muslim).
    Saya dulu beragama Islam sampai kelas 3 SD, tapi kemudian saya pindah ke agama Buddha setelah saya membaca sebuah buku tenatng hukum karma. Menurut saya hukum Karma (bukan hukum karma versi “Rahasia Ilahi’) lebih cocok, pantas dan masuk akal dibandingkan dengan hukum pembalasan dari agama Islam (yang hanya menyatakan oang yang memeluk Islam pasti akan masuk surga). Inilah yang tidak masuk diakal, ketika orang membunuh banyak orang, kemudian dia pindah ke Islam dan beribadah dengan taat dengan enaknya dia masuk surga. Anda juga menyatakan umat Buddha menyembah berhala, tapi Ka’bah sendiri sebenarnya apa????? Kenapa harus dikunjungi cuma hanya utnuk melempar batu.

    Salam Kenal, Beeyan
    Sabbe Satta Bhavantu Sukkhitta (Semoga Smeua Makhluk Hidup Berbahagia)

  45. Wah…ramai juga…waaupun banyak yang lepas dari tema postingnya
    Maaf ya udah lama ndak bisa bales komentar2 kalian, lagi agak sibuk nih. Saya akan balas sesuai komentar terakhir dari username yang kusebut…ok

    T4 –> Ya mana mungkin lah suatu agama menuhankan tuhan dari agama lain, tapi apakah tuhan mereka itu tuhan yang sebenarnya?

    marshall –> umat Islam mendoakan nabi Muhammad itu sebagai bentuk ungkapan rasa terimakasih karena sudah memperoleh nikmat Islam yang disampaikan oleh nabi Muhammad, dan walaupun tidak di doakan pun sebenarnya nabi Muhammad tetap akan masuk surga.

    Sholat mengarah ke satu arah (yaitu ka’bah), hal itu bukan karena menyembah ka’bah tetapi sebagai acuan agar seluruh umat islam sholat dengan arah yang sama, coba kalo tidak diarahkan, bakal repot…

    Beeyan –> Sebelum saya menanggapi, ada hal yang perlu saya katakan, pertama saya dalam kehidupan sehari-hari (real life) bukanlah orang yang SANGAT fanatik agama(saya sampai ketawa sendiri pas ngebacanya), dan malah justru terkesan biasa saja. Kedua saya memang bukan orang bijak (tapi bukan orang yang tidak berilmu), jadi tidak aneh kalau menjawab pertanyaan dengan tidak bijak.

    Ok, selanjutnya kembali ke sesi menanggapi.

    Saya sering berdebat dengan orang Atheis dari luar-negeri (via blog tentunya), dan mereka memang mengatakan kalau buddha itu juga atheis (makanya saya posting soal itu disini), jadi wajarlah kalau anda memilih berteman dengan atheis, sama-sama tak bertuhan kan. Oh ya, saya tegaskan lagi kalau atheis itu tidak bertuhan BUKAN tidak beragama. Dan kaum atheis sering menyebutkan kalau atheis itu juga agama.

    Soal TKI dan TKW kita yang disiksa di Arab Saudi, saya rasa wajar aja, orang arab pada dasarnya keras (makanya sebagian besar agama diturunkan di jazirah Arab) dan memangnya mentang2 orang arab maka dikatakan kalau agamanya Islam semua? dan memangnya kalaupun Islam (di Indonesia sekalipun) itu bukan Islam KTP? jadi jangan terlalu subjektif…

    Dari sejarah anda berIslam hingga kelas 3 SD maka udah terlihat kalau Islam anda belum matang, dan pemikiran sewaktu masih anak kecil tidak seperti orang dewasa, sehingga keputusan anda waktu itu tentulah masih sangat naif. Akibatnya pengetahuan anda tentang Islam sangat rendah dan malah bisa mengakibatkan fitnah dan salah paham, contohnya ya apa sudah ada nyatakan. Apa perlu saya jelaskan?

    • Waktu SD saya juga membaca literatur Islam kali, tapi setelah saya bandingkan saya lebih sreg. Setiap orang mempunyai kadar kepercayaan masing-masing dan menurut saya, ketika Anda menyatakan percaya pada satu hal Anda menjadi sangat fanatik, sehingga ketika memandang hal lain Anda menggunakan materi yang pernah ANda pelajari. Tentang BUddha itu ateis saya itu dikarenakan Buddha tidak mengajarkan hal itu (hanya menyatakan bahwa ada “pencipta”), karena apa Buddha menganggap bahwa manusia itu harus fokus supaya tidak terjadi kelahiran kembali. Dan menurut saya pribadi hal itu sangat relevan dan realistis dibandingkan kita harus melakukan hal-hal yang “aneh” seperti pemujaan dan ritual-ritual yang tidak berguna. Mohon diperhatikan, semasa didup Buddha tidak pernah menyuruh muridnya melakukan ritual-ritual yang Anda lihat seperti sekarang. Saya mengganggap Buddha sebagai guru sejati saya ayng menunjukkan jalan ke Nirwana.
      JKetika Anda bilang saya naif, saya juga ingin menanyakan beberapa pertanyaan untuk ANda? (saya penasaran dengan beberapa pertanyaan ini)
      1. Untuk apa sih Tuhan (versi Islam) kelihatannya hanya mengirim nabi-nabinya ke dunia Arab, mengapa orang Indian Amerika atau orang Jepang tidak di”kirimi” nabi juga, apa hanya untuk orang arab?
      2.Mengapa semua tradisi Arab menjadi ikon untuk menandakan ke-Islaman (jilbab, cadar dll)
      3.Mengapa juga Tuhan (Islam) hanya membuat bangunan2 suci di Arab, sehingga kita setiap tahun harus menghabiskan dana yang tidak sedikit hanya untuk melakukan ritual ayng menurut saya teramat tradisionalis, misalnya melempar jumrah, sholat menghadap Ka’bah, kenapa tidak kearah lain, dan sebenarnya apa sih isi Ka’bah, sampai saat ini saya menganggap umat Islam sepertinya sangat memuja Ka’bah sampai-sampai mengkultuskannya sehingga seperti penganut dinamisme (pemuja benda)
      4.Mengapa harus menggunakan bahasa Arab, apakah Tuhan hanya menjawab doa atau menerima penghormatan untuk bahasa Arab saja?

    • the28= Sebelum saya menanggapi, ada hal yang perlu saya katakan, pertama saya dalam kehidupan sehari-hari (real life) bukanlah orang yang SANGAT fanatik agama(saya sampai ketawa sendiri pas ngebacanya), dan malah justru terkesan biasa saja. Kedua saya memang bukan orang bijak (tapi bukan orang yang tidak berilmu), jadi tidak aneh kalau menjawab pertanyaan dengan tidak bijak.
      klo km berilmu gak kayak gini bro,,,kayaknya lama2 kamu merasa jd Nabi de,,,trus mendapat wahyu dr Tuhan,,wkwkwkkwkw
      Lakumdinukum waliadin”
      maka jalankan aja agama mu…

  46. puting beliung Says:

    Bumi Nusantara ini sejak jaman dahulu kala memang tak pernah sepi dari para pakar dan pendebat masalah agama yang hebat2 dan terkenal, hingga saat ini tak terhitung jumlahnya. … Nusantara…nusantara… apes sekali nasibmu nusantara.

  47. saudara2 umat Buddha sekalian,

    omong2,kapan umat Buddha mau menunjukkan kutipan dr kitabnya?

    karena apa yg gue perhatikan di sini omong dr akal kalian,bukan bersandarkan kitabnya Tipitaka.

    pokoknya,Ketuhanan dlm Buddha boleh dikatakan berbeza dr ugama lain.

    Jika Tuhan dimaksudkan sebagai satu entiti yg mencipta sekalian alam,pemberi redjiki, penghukum… maka tiada entiti sedemikian dlm ajaran Buddha.

    Fahaman mengakui keesaan tuhan utk ‘keselamatan’ selepas kematian adalah asing bagi pengamal ajaran Buddha.

    Lihat saja Brahmajala Sutta, salah satu pegangan salah yg dicatatkan adalah keesaan entiti tuhan.Dlm Bhuridatta Jataka, konsep Tuhan sang pencipta dipersoalkan.

    Tapi,jika maksud tuhan bukan sebagai suatu entiti , maka ketuhanan ini wujud dlm ajaran Buddha. Hukum2 alam diakui wujud dlm ajaran Buddha. Misalnya hukum balasan ( kamma niyama), hukum batin (citta niyama), hukum biologis (bija niyama), hukum alam semulajadi (utu niyama) & hukum Dhamma (Dhamma Niyama)

    Dan jika tuhan dimaksudkan sebagai entiti yg lebih berkuasa dari manusia,ia ada dlm Buddhism,iaitu makhluk-makhluk yg bergelar Dewa dan Brahma. Tapi kuasa mereka terbatas.

    Buddha & Islam bermula dr premis yg amat berbeda.

    Buddha bermula dr premis MENUJU KELUAR DARI SAMSARA, manakala Islam bermula dari premis PENGHAMBAAN KEPADA TUHAN MAHA TUNGGAL.

    maka,di sini harus disadari arah tuju Buddha & Islam harus berbeda, tapi persilangan akan ada,misalnya dlm hukum moral & akhlak.

    Pencapaian tertinggi Buddha adalah Nibbana,yang mana TANHA (keinginan hawa nafsu) terhapus sama sekali. Bukan tuhan yg membawa Buddhist ke arah ini tetapi atas daya usaha Buddhist menjalani latihan dlm Jalan Lapan Lapis Mulia (rujuk Dhammacakkapavatana Sutta) tiada perantaraan tuhan.

    manakala pencapaian tertinggi Islam itu adalah syurga bersama dgn tuhannya.

    salam perkongsian.

  48. + an….

    sebenarnya susah sih menjelaskan ketuhanan di agama buddha itu seperti apa…
    karena tuhan yang dimaksud di agama buddha itu berbeda dg konsep tuhan yang ada, yang umum orang kenal….
    (karena itu di bilang atheis)

    tuhan yang umum orang kenal itu adalah tuhan personal…..
    tuhan yang di manusiakan…., tuhan yang masih bisa menghukum, memaafkan, menolong, memberi cobaan, memiliki rencana2 dll mirip dg manusia…..

    sedangkan di agama buddha bukan tuhan yang seperti itu yang kita kenal……

    kalo mau dilihat di kitab tipitaka,
    wow saya belum pernah belajar tipitaka..,
    untuk ajaran buddha yang bagian inti sangat susah, karena bahasanya belum bisa diterjemahkan kebahasa inggris maupun bahasa yg lainnya………, karena tidak ada kata yang memiliki arti pas, yang sesuai….jadi musti blajar bahasanya dulu…..

    o ya…
    sebenarnya menurut saya….. semakin kita menggambarkan tuhan itu secara jelas maka hasilnya akan semakin salah… semakin tidak sempurna…..
    karena dari itu agama buddha lebih memilih untuk tidak membicarakan tuhan

    duh udah dulu ya…. nanti saya tambahkan….. masi ada acara…..

    ————————————————————————————
    lebih baik hidup 1 hari dengan penuh semangat juang
    dari pada hidup 1000 tahun bermalas2an

  49. irfanikhsan Says:

    Dari jaman nya nabi adam manusia pertama sudah beragama ISLAM yaitu intinya TAUHID yaitu “Tidak ada yang berhak disembah selain Allah”

    ———————————————————————————

    Pokok nya hidup cuma 60 – 70 tahun saja dan itu tidaklah lama, kecuali hanya sebentar saja.
    Kadang-kadang tidur malam tidak tersa sudah pagi… pagi-pagi kerja tidak terasa sudah sore… yang masih ngontrak rumah gak terasa sudah habis masa kontraknya, begitu seterusnya sampai yang internettan pake timebase gak terasa. Kumpul di kumpul sudah beberapa tahun, dikumpul lagi sudah waktunya mati.
    ———————————————————————————–

  50. Hm.. sebegitu hebatkah pengetahuan saudara tentang ajaran Buddha, sehingga membuat saudara sangat yakin bahwa pemeluk Agama Buddha adalah Atheis..
    Atau saudara hanya omong kosong tentang ajaran Buddha sesuai penafsiran saudara sendiri tanpa mengetahui ajaran Buddha secara mendetail…
    coba saudara renungkan sendiri.. apakah saudara berhak mencap ajaran lain sebagai ajaran Atheis, tetapi saudara sendiri tidak mengerti secara mendetail tentang ajaran tersebut…

    saran saya buat saudara..

    percayailah ajaran yang saudara percayai,
    perdalamlah ajaran yang saudara percayai,
    praktekanlah ajaran yang telah saudara pelajari untuk orang banyak..
    kita semua mempunyai kebebasan dalam menentukan kepercayaan kita masing-masing,
    oleh sebab itu, jangalah dengan gegabah dalam menyimpulkan dan membenarkan kesimpulan yang tidak kita ketahui secara jelas kebenarannya.
    Janganlah fanatisme saudara terhadap ajaran saudara membutakan iman saudara dalam menyikapi berbagai kejadian di dunia ini.
    Saya percaya semua ajaran menginginkan yang terbaik buat umatnya, hanya saja cara nya saja yang berbeda-beda..

  51. sorry om Hartono…
    yang menafsirkan agama buddha itu atheis bukan saya sendiri, coba baca yang bener…Ok

    Dan saya cuma menginformaikan ulang saja, memangnya apa salahnya kalo agama buddha itu atheis? atau anda kira atheis itu tidak beragama?

  52. Hahaha… itulah maksud saya,
    bahwa saudara membenarkan apa yang saudara simpulkan karena ada segelintir orang yang sama persepsinya dengan saudara..

    =====
    Dan saya cuma menginformaikan ulang saja, memangnya apa salahnya kalo agama buddha itu atheis? atau anda kira atheis itu tidak beragama?
    =====

    => Saya ubah pertanyaan saudara,
    “Memangnya apa salahnya kalo agama saudara itu atheis??”
    Silakan saudara jawab sendiri…

    => Apakah saudara telah yakin benar apa yang saudara informasikan???
    atau saudara hanya menyimpulkan bahwa informasi tersebut benar karena ada segelintir orang yang menyatakan hal tersebut.. apakah saudara sendiri pernah belajar, mempelajari, menganalisa secara mendalam… tentang ajaran lain sebelum saudara mencap suatu ajaran..
    kalo memang saudara hanya mengetahui dari orang lain dan mencap ajaran tsb. Saudara sangat egois dan sembrono dalam mengambil suatu keputusan/tindakan.

    =>Apa untungnya buat saudara, jika harus menjelekan ajaran-ajaran diluar dari ajaran yang saudara percayai.??
    Saran saya buat saudara, dari pada harus mempermasalahkan masalah ajaran orang lain, lebih berguna jika saudara memperdalam ajaran yang saudara percayai.. dan berbuat amal bagi orang-orang yang membutuhkannya… kalo saran saya tidak masuk/logis di akal saudara, sebelumnya maaf… berarti saudara hanya sekedar mempunyai agama, tetapi saudara sama sekali tidak memperdalam ajaran yang saudara percayai… saudara harus banyak-banyak memperdalam iman saudara… karena saya sangat yakin bahwa semua ajaran yang ada selalu mengajarkan hal-hal yang baik.. termasuk ajaran yang saudara percayai..

    => Apakah saudara pernah berpikir jika Ajaran Agama Saudara dijelekan oleh orang-orang yang sama sekali tidak mengenal ajaran agama saudara..???
    => Apa tindakan saudara??
    => Apa saudara pernah berpikir akibat dari kesalahan saudara dalam mengambil keputusan, sehingga membuat rusaknya hubungan antar ajaran yang satu dengan yang lainnya..???

    Oh iya.. sebelumnya saya harus berterima kasih kepada saudara, karena saudara membantu menguji keimanan/pikiran saya dalam menyikapi masalah ini..

  53. wajarlah para pemuja allah(auwoh, he he he..) komentar begitu. maklum mreka mempercayai ajaran yang muncul dari MIMPI sdr mohamad(mokamat)hahaha..

  54. om Hartono…segalanya berawal dari segelintir orang…

    Saya jawab pertanyaan ya:
    – kalo agamaku atheis alias tidak bertuhan aku ya langsung pindah, gak logislah ada yang dicipta tanpa ada pencipta
    – informasinya ya yakinlah, wong yang ngomong bukan sembarang orang, coba cari di google.com
    – untung? sebelumnya saya mau mengingatkan bahwa saya mengatakan bahwa ada suatu agama yang atheis karena tidak bertuhan itu karena fakta, bukan menjelek-jelekan. Itu tergantung dari yang jalan pikir yang denger aja, justru malah seperti anda sendiri yang menjelek-jelekan agama anda(menyelewengkan fakta). Coba jawab, siapa tuhanmu? kalo jawabannya berbelit-belit artinya ya memang tuhannya tidak ada(atau gak jelas), dan disebut atheis bukanlah hal yang buruk.
    – kalo dijelekan oleh orang yg gak kenal agama saya? saya ya ketawa…aneh aja dengernya…
    – tindakanku ya ta biarin aja, emang gue pikirin. Kecuali kalo dia pengen tau yg sebenarnya, ya saya tanggepi
    – rusaknya hubungan? tergantung seberapa dewasa orang itu menyikapinya. Agama ya agama, ndak usah dibawa ke lain2

    Sama-sama, anda juga ikut meramaikan postingan yang umurnya udah hampir setahun ini

  55. Hm.. sepertinya sharing dgn saudara, saya sudahin sampai disini saja degh..

    Saya merasa sudah cukup sharing dengan saudara, yang mana sharing dgn saudara memang dapat melatih keimanan/pikiran saya dalam menyikapi pro dan kontra tentang masalah ini…

    Maaf, kalau saya tidak menjawab pertanyaan terakhir dari saudara. Karena saya merasa kurang pantas untuk menjawab pertanyaan dari saudara. Karena menurut saya, saudara adalah orang yang sangat sempit pemikirannya, dan sangat tertutup akan hal-hal di luar dari ajaran yang saudara percayai… kata yang lebih tepat adalah “FANATIK”..

    Diam adalah jalan terbaik buat saya untuk menyikapi sifat saudara..

    Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kata-kata saya yang tidak berkenan di hati saudara..

    Terima Kasih..

  56. Maaf om Hartono…

    Begitu susahkah menjawab ADA atau TIDAK ADA? perlukah menjadi “pantas” untuk tahu jawaban dari anda? dan jangan-jangan anda selama ini memang tidak tahu berdoa pada siapa? Dari situ anda justru terdengar seperti melecehkan apa yang anda percayai itu sendiri, dan bahkan melecehkan (apa yang dianggap) tuhan anda sendiri.

    Sebenarnya coba ada yang bisa menjawab dengan tegas bahwa tuhan dalam agama Buddha itu memang ada, maka selesai perkara, beres dan tuntas, hal ini menjadi panjang lebar karena kaum kalian sendiri…karena kalian sendiri tidak tau secara pasti jawabannya, bisanya jawabannya hanya berputar-putar. Memangnya enak ya mempercayai hal yang kurang jelas? Bagi saya itu sama saja seperti membeli kucing dalam karung…

    Memangnya lebih sempit mana atau bahkan lebih fanatik mana saya dengan orang yang mempercayai sesuatu yang dia sendiri tidak tahu? yaitu anda! (dan semua yg berpikiran sama).

    Diam memang sikap yang baik, saya hargai itu, tapi perlu diingat kembali bahwa anda mengambil sikap itu setelah anda membuka mulut (komentar di sini), jadi ya sama aja bohong. Dan maaf, bagi saya anda itu justru terlihat mengambil sikap diam karena memang tidak bisa berkata apa-apa lagi.

    Santai om Hartono, justru sepertinya saya yang minta maaf karena justru kata-kata sayalah yang sepertinya agak “menggelitik” anda, betul kan? tapi kalo anda memang mempercayai apa yang anda percayai, semua itu ndak ada apa-apanya toh. Hehehe….

    Sebagai informasi, saya memilih agama dengan mempelajarinya dulu, baru kemudian percaya (dengan sepenuh hati), bukan sebaliknya… atau sekedar percaya…

    Oh ya, kelupaan…dibawah ini komentar buat bhumi:

    Maaf, anda kalau tidak mengetahui apa-apa jangan komentar disini…soalnya dari apa yang anda katakan sudah mencerminkan ketidaktahuan anda mengenai sejarah…

    • cuma menanggapi saja, jika Tuhan yang Anda yakini selama ini “jika ada yang dicipta maka ada pencipta” berarti ada sampai tidak habis-habis dong, misalnya manusia diciptakan tuhan, tuhan berarti diciptakan juga dong
      Eh, ngomong2, saya juga merasa aneh dengan dongeng khayalnyan bahwa Adam dan HAwa dikeluarkan dari surga gara2 makan buah dong, saya jadi bertanya2, untuk apa Tuhan versi agama Anda membuat manuasia (hanya untuk main2kah ketika tidak ada kerjaan bisa melihat “buatannya” sehungg atidak bosan, kurang kerjaankan, atau penjelasan dari kitab ANda yang salah?

      “Sebagai informasi, saya memilih agama dengan mempelajarinya dulu, baru kemudian percaya (dengan sepenuh hati), bukan sebaliknya… atau sekedar percaya…” ++> saya juga demikian ^^

  57. semua ada hak, namun SATU HAL yang perlu diketahui, tidak ada seorangpun yang berHAK membungkam omongan orang lain.
    seru memang,ngomong ngalor ngidul seperti orang didalam kegelapan malam. dan didalam kegelapan malam(dunia maya) semua orang, bahkan iblis sekalipun, “boleh” alias BEBAS atau bahkan MAHA BEBAS untuk berkomentar.
    demikian pula dengan “bhumi” ikut nimbrung disini penuh dengan keBEBASAN. hehehe…
    IKAN: apakah ada daratan??
    kalau ADA, apakah harus hidup didarat??
    TUHAN(dalam kepercayaan sdr the28.maaf bila bhumi salah mengira) seperti PAK DALANG YANG TIDAK BERDAYA.buktinya bhumi menjadi MAHA MURTAD yang bahagia.maklum alam semesta dan seisi BUMI dicipta oleh TUHAN. MAHA PENCIPTA tapi tidak mampu mengendalikan ciptaaNYA. contohnya ya bhumi ini(maklum MAHA BEBAS ber cuap-cuap).
    intinya TIDAK PERCAYA KEPADA
    TUHANpun bhumi tetap merasa bahagia. iming2 sorga ditakut2i neraka, pendapat bhumi,itu HANYA
    sebagai dongeng belaka. kalau tulisan(SAMPAH) bhumi ini kurang berkenan jangan ditanggepin..

  58. Memang sih tak berhak membungkam, tapi aku sebagai host dari posting ini (alias tuan rumah), boleh donk berkata seperti itu, kan kamu bercuap-cuap di sini, gitu loh…

    Seharusnya anda bersyukur sudah diberi kebebasan, coba bila tuhan mnciptakan dunia dan mengendalikan secara penuh cipaannya? Pastinya kita tidak memiliki kebebasan karena semua udah diatur (secara absolut) dan jadinya manusia tidak bisa merasakan ataupun mengerti apa yang disebut baik dan buruk, sehingga kehidupan tentunya akan serasa membosankan.

    Iming2 surga dan neraka itu juga ada dasarnya, yaitu agar manusia mengingat akhirat, coba kalau tidak ada? Manusia hanya akan mengejar kehidupan dunia, dan bila mengejar kehidupan dunia manusia akan menghalalkan segala macam cara untuk meraihnya.Dan pada akhirnya kehidupan dunia bakal kacau balau.

    Kamu tanpa percaya tuhan bisa bahagia? Itu juga bukan hal yang aneh, soalnya (sekali lagi) tuhan meciptakan dunia sudah dengan sistem yang memungkinkan hal itu terjadi. Dan itu sudah menjadi pilihanmu, cuman apa kamu sudah siap saat menemui ajalmu? Manusia tidak hidup selamanya di dunia loh, alam selanjutnya (akhirat) sudah menunggumu…siapkah dirimu yang hanya mengejar dunia menghadapinya? Hehehe…

  59. SAMPAH bhumi hadir lagi. maaf kalau melenceng jauh dari TOPIK utama. diKTP bhumi memang ada tertulis embel2 “agama, K”. tapi biarlah, itu bagi bhumi tidak berpengaruh yang signifikan.
    *siapkah dirimu yang hanya mengejar dunia menghadapinya? Hehehe…
    **bhumi siap menghadapinya setiap saat bila ajal datang menjemput. tentu bhumi tidak perlu mempersiapkan hewan2 qurban u/ditunggangin ke sorga.atau sebaliknya.karena bhumi yakin toh semua akan baik2 saja.Tahu kan, semua yang mencipta itu TUHAN. seandaiya bhumi(maaf)ngentotin cewek sampai bunting dan kemudian lahir si kecil,siapa yang perlu disalahkan dan dihukum masuk NERAKA?? kan si kecil juga CIPTAAN TUHAN(yang katanya dititipkan). terus ibunya si kecil kan tidak perlu nyalahin bhumi, karena(katanya UJIAN)hehehehe….

    *Manusia tidak hidup selamanya di dunia loh, alam selanjutnya (akhirat) sudah menunggumu..
    **secara tdk langsung anda mengakui kelahiran kembali(punabhava), atau,reinkarnasi. (meski beda pengertiannya antara reinkarnasi dengan punabhava). berarti ada kemungkinan hidup itu berkali2, siapa tahu anda dan bhumi juga pernah terlahir dunia ini, sebelum ini. kalau begitu mengapa dipelajaran agama anda tidak setuju dengan kelahiran kembali??(memang sih, itu hak ajaran agama anda u/ bilang seperti itu). tapi bisa jadi orang ada yang bertanya, kenapa “tidak konsisten?? kalau tidak konsisten apanya yang perlu diyakini??
    *Dan pada akhirnya kehidupan dunia bakal kacau balau.
    **yach.., kacau balau itu tidak akan terjadi tanpa campur tangan TUHAN. kalau DIA(TUHAN) MAHA TAU, yang kira2 bakal menang dalam kekacauan itu kok tidak dimatikan saja dulu(kalu terlalu kejam disebut “dimatikan”, yach..dilumpuhkan dululah kakinya..) hehe…
    *Itu juga bukan hal yang aneh
    **demikian juga komentar bhumi yang ini kan????

  60. Komentar bhumi terakhir benar-benar aneh, agak ngebinggungi (dalam artian ndak jelas maksudnya).

    >Soal siapkah menghadapi kematian, memang dijawab siap. Dan diikuti oleh 2 poin. Poin pertama soal hewan qurban, anda salah kalo mengira hewan kurban merupakan suatu keharusan, kalo itu keharusan pasti kasihan donk orang2 yg gak mampu beli. Poin kedua soal menghamili, maksudnya apa? gak jelas…saya ndak nangkep

    > dunia dan akhirat itu berbeda, dan tidak bisa dikatakan saya mengakui reinkarnasi. Karena reinkarnasi kan proses lahir kembali ke dunia (yang sekarang), dengan kata lain tetap di alam yang sama. Sedangkan alam selanjutnya (akhirat) bukan seperti dunia yang sekarang, alam yang benar-benar baru, dengan sistem (hukum alam) yang baru juga. Dan disitulah tempat dimana manusia akan menerima balasan (baik/buruk) dari apa yang sudah dilakukannya selama hidup di dunia.

    > Tentang dunia bakal kacau balau, anda disitu berkata seakan-akan tuhan itu membutuhkan manusia, dan bisa terancam oleh manusia. Padahal tanpa manusia pun bakal fine2 aja, ndak akan melemahkan atau mengurangi kekuasaan(dan kekuatan) tuhan itu sendiri. Kecuali dalam ajaran yg anda kenal tuhan membutuhkan manusia, kalo gitu yang no comment

    Bhumi ini sepertinya atheis ya? cuman sayangnya masih nanggung, kalo atheis ya pikirannya harus duniawi donk, masa atheis masih percaya reinkarnasi…

  61. yang bertanya dan yang menjawab sama2 tidak memmahami agama buddha, sehingga penjelasan jadi rancu, 5 agama di indonesia sudah diakui, menyatakan adanya Tuhan dalam udana 8 bait 3 (dalam bhs kawi/buddha) menyatakan adanya Tuhan (shanghyang adi buddha) mau apa lgi kawan ? hargailah kepercayaan orang lain. laksanakanlah agama kamu sendiri dengan baik semoga masuk surga / tusita

  62. Selamat pagi semua.. selamat pagi indonesia..
    Bahasan ini, diblog ini lebih dari setahun umurnya.. sepertinya akan semakin seru bila kita rayakan ulang tahunnya. anggap saja usianya baru 1 tahun. bhumi berharap blog ini kedepan bisa menambah bahasan “TOPIK” yang tidak kalah menarik(meski sementara bhumi melenceng dari TOPIK UTAMA). bhumi tulis “sementara” karena PASTI bhumi akan ikut “masuk” keTOPIK UTAMA. kapan? yach.. tunggu saja.hehe…

    *masa atheis masih percaya reinkarnasi…
    **syah2 saja the28 bilang begitu, karena memang bhumi diatas ada menulis”siapa tahu anda dan bhumi juga pernah terlahir dunia ini, sebelum ini”. yach.. dari situ bisa jadi kalau ada anggapan seperti diatas.
    Tapi sebenarnya yang bhumi maksudkan adalah: tentang kalimat”Sedangkan alam selanjutnya (akhirat)”
    yang the28 sampaikan. kalau dikepercayaan lain dibilang rainkarnasi dll. kalau ditempat anda sindiri disebut apa? nah, inilah yang bhumi maksudkan. tambah 1 poin lagi,bhumi cukup sering mendengar “yah semoga diterima disisihnya. yang diterima apanya, dan siapa yang menerima? karena bhumi belum tahu, mohon dikasih pencerahan. terima kasih.

    *Bhumi ini sepertinya atheis ya?
    **no comment, semua tergantung kecocokan masing2 individu.

    *Tentang dunia bakal kacau balau, anda disitu berkata seakan-akan tuhan itu membutuhkan manusia, dan bisa terancam oleh manusia. Padahal tanpa manusia pun bakal fine2 aja, ndak akan melemahkan atau mengurangi kekuasaan(dan kekuatan) tuhan itu sendiri.

    **syukurlah kalau TUHAN bakal fine2 saja.
    *ndak akan melemahkan atau mengurangi kekuasaan(dan kekuatan) tuhan itu sendiri.
    **memangnya anda sendiri ‘menggambarkan’ TUHAN itu seperti apa??
    maaf(gambar kartun mohammad saja banyak yang demo, apalagi gambar TUHAN)hehe..

    *Tentang dunia bakal kacau balau, anda disitu berkata seakan-akan tuhan itu membutuhkan manusia, dan bisa terancam oleh manusia.
    **kalau tidak membutuhkan manusia, Lha itu sdr mohammad itu manusia atau apa?(bhumi tidak tega menyebut atau”jangan2″)(??).

    *Poin kedua soal menghamili, maksudnya apa? gak jelas…saya ndak nangkep.
    **karena ada yang belum jelas maka disini bhumi akan memperjelas pertanyaan. dan biar sekalian JELAS bhumi tambah1 pertanyaan lagi. MANUSIA ITU CIPTAANNYA SIAPA? dan kalau seandainya bhumi berbuat seperti cerita diatas, si kecil itu atas RESTU DAN CIPTAANNYA SIAPA??

    seputar Qurban kapan2 bhumi bahas lagi, karena ini sudah TERLALU panjang.

    sekian SAMPAH dari bhumi semoga tidak menyebabkan banjir, tapi malah bisa jadi pupuk… terima kasih, sabbe satta bhavantu sukhitattha-semoga semua makhluk berbahagia.

  63. h ya, ulang tahun posting ini tanggal 28 nanti…

    Hmm…bhumi ngomentarinya dari bawah ya…pantes kok urutannya kebalik…

    – Tentang alam selanjutnya, kalau di agamaku untuk mencapai alam selanjutnya ya pertama mati dulu, terus menunggu hingga kiamat tiba, dan kemudian baru alam selanjutnya dibuat. Manusiapun akhirnya dibangkitkan kembali dari kematiannya secara bersama-sama(bukan dilahirkan dari manusia lain), dan hal itu menjadi mungkin karena di alam selanjutnya, sistemnya sudah berbeda (hukum alam baru yg berlaku). Gak sama dengan reinkarnasi…

    – Tuhan tidak bisa digambarkan secara fisik, tapi dapat diketahui dari sifat2nya (dalam 99 asmaul husna). Karena bagaimanapun wujud tuhan itu diluar dari kemampuan akal dan pikiran manusia…dan kenapa kartun nabi muhammad itu tidak boleh? itu agar tidak terjadi peristiwa umat yang “menuhankan nabi”. Itu cukup terjadi di agama tetangga saja…

    – Pada hakikatnya tuhan tidak membutuhkan manusia, tapi untuk menyampaikan pesan yang terbaik ya lewat manusia itu sendiri (itupun via malaikat lagi, karena manusia tidak sanggup menerima pesan secara langsung dari tuhan), karena dengan begitu manusia dapat belajar dan salng memahami.

    – Manusia dan seluruh alam semesta itu ciptaannya tuhan, dan untuk semua itu diimplementasikan dalam suatu sistem (hukum alam) atau dalam komputer ya seperti program. Jadi kalau ada input akan ada outputnya, kalau bhumi menghamili ya akan ada si kecil tadi. Semoga bhumi nangkep apa yg ku maksudkan.

    Bolehlah jadi pupuk, asal bukan buat memupuki amarah atau dendam. Ok

  64. puting beliung Says:

    Tuhanpun ada penciptanya

  65. kutu.semut Says:

    wahhhhhhh…

  66. analisa gua tentang atheis yang terdapat dalam novel the golden compass.

  67. peace4word Says:

    cup-cup-cup……
    menut gue”orang yang mengatakan agamanya yang paling benar adalah orang yang paling bodoh!!!karena ia telah menunjukan betapa dangkalnya ajaran agamanya!”
    (maaf saudara saya bukan bermaksut menyinggung)
    karena dalam ajaran agama,saya yakin mengajarkan hal-hal yang baik dan positif,bukan??!dan pasti ada satu ajaran yang melarang menghina ajaran agama lain,malahan sebaliknya harus saling menghormati.
    kalo ada manusia yang dapat menunjukan agama yang paling benar dia-lah orang yang munafik,karena dari mana ia mengetahui sejara langsung dari setip agama????? (apakah dia orang yang pertama di dunia yang langsung melihat tuhan menciptakan dan blablabla…)
    sebagai manusia biasa kita harus saling menghormati satu dengan yang lainya.
    lagi pula kita tinggal di negara yang mengandung bineka tunggal ika bukan(yang ga sadar berarti ga tahu apa arti bineka tunggal ika)
    wahai saudara jangan lah saling mennyakiti karena hanya akan menambah dosa saja>

    damai di dunia terjadi jika semua manusia saling menghargai an menghormati.
    god bless ussssssss

    • Dhamma vjaya putta Says:

      Setuju..
      Buddha pun pernah berkata, ” Siapa yg menghina atau menjelek-jelekan agama lain, sama saja dengan menggali kuburan untuk agamanya sendiri.”
      Jd qta hrs rukun..
      Karena walaupun berbeda-beda awalnya, tujuan secara garis besar itu sama..

      Thx..

  68. waw……panas sekali ada di blog ini…
    peace temen2……..
    mari kita urusi dapur masing2….jangan urusin dapur tetangga…..
    masak makanan yg bergizi plus enak…klo uda jadi…mari di bagi dengan tetangga…tu kan lebih enak kayaknya….
    tapi….lidah seseorang gak ada yg sama….menurut saudara enak…ya enak…menurut orang lain gak enak…yasudah….
    yang penting anda puas dengan makanan yg masuk kedalam anda…….
    makanan terdiri berbagai bumbu……(bener gak?)….
    mungkin si anda dengan sebegitu saja bumbu…sudah terasa enak….
    menurut si andi mesti ditambah se jenis lagi bumbu…baru enak…
    menurut si ando mungkin beda lagi….gak usah dikasi bumbu pun sudah terasa enak….
    yuuuuu……….

    damai….damai…..damai…..
    masa saling benci gini…gak asik ah… hehehehe……….
    tuhan sedang tertawa melihat kita sedang membela2 Dia…..
    karna Tuhan…tanpa dibela dan diagungkan… Ia telah….
    ngerti kan….?

  69. miss untitled Says:

    permisi
    saudara2 sekalian terlepas dari beragama apa saya,saya hanya ingin berkomentar bahwasanya kenapa harus mempermasalahkan setiap agama berTUHAN atw tidak…
    TUHAN dlam agama apapun itu pasti menginginkan umat2nya berlingkup dalam kebaikan dan itu diajarkan baik melalui firman2ny atw melalui keteladanan nabi2ny atw tradisi2 atw apapun itu.
    jadi kenapa comment2 diatas terlihat seperti sedang memperdebatkan sesuatu.
    setiap agama pasti punya keyakinannya sendiri yang tidak bisa diganggu gugat,dan semua agama pasti mengajarkan kebaikan.
    dalam comment ada yang bilang bahwa segelintir dari saudara2 seperti melarikan diri saat ditanya ttg adany Tuhan dalam agama Buddha.
    mungkin saja yang ingin menjawab pun bingung kenapa hal seperti ini bs dijadikan perdebatan.kenapa memperdebatkan apa tuhan dalam suatu agama ada atw tidak.apakah ada ajaran agama yang menyuruh umatnya untuk mencari tahu asal Tuhan dari agama lainny.saya rasa tidak. dan selagi agama tersebut tidak merugikan saudara2 sekalian saya rasa tidak perlu memperdebatkan hal buruk yang pasti Tuhan(notabenenya dlam semua agama) pun tidak akan suka namanya dilibatkan dalam urusan perdebatan yang ujung2ny akan menyinggung beberapa dari pemeluk agama lain.
    sekian.
    terima kasih.

  70. kalau seluruh alam semesta ada penciptanya!! terus siapa yang menciptakan tuhan???
    tuhan islam hanyalah khayalan nabi muhammad!
    sedangkan katanya muhammad adalah nabi terakhir persis iklan kecap abc yang katanya lebih enak dari kecap bango !! sama sama jualan kecap doang!
    islam masih menyembah batu hitam!! terus si muhammad mati masih minta didoain sama umatnya sampai sekarang??

  71. stress man Says:

    salam damai kepada seluruh penganut agama di muka bumi ini.nurut saya semua agama di dunia ini sama saja.jadi jangan lah saling menjelek-jelekkan.jgn pernah mengatakan agama yg kita anut itu bagus kalo kita masih menjelek kan agama yg di anut oleh orang laen.sama saja dengan menjelekkan agama yg kita anut sendiri

  72. tidak penting tuhan itu ada atau tidak, toh kita sendiri belum pernah ketemu.. kalo pengen ketemu beroda aja supaya cepat2 mati biar cepat ketemu. semua makhluk didunia ini hanya lah menginginkan kebahagiaan. kalo pernyataan saya salah coba di benerin dan tanya hati nurani, anda menginginkan kebahagiaan tidak? semua org percaya tuhan karena mereka semua menginginkan kebahagiaan. takut akan siksaan makanya percaya tuhan. kalo tidak takut siksaan didunia psti takut siksaan di akhirat. sama aja berarti semua makhluk yg percaya tuhan pasti takut akan siksaan, begitu juga saya hoho. jgn munafik deh. kalo ada org yg bilang dia percaya tuhan karena bukan kebahagiaan suruh dia bersumpah demi tuhannya ok.

  73. umm,tujuan tiap agama kan hanya ada satu ; untuk memberikan yang terbaik bagi pemeluk-pemeluk dan umat yang percaya pada ajarannya.
    smua agama hanya berbede di Tuhannya aj, pada siapa mereka berpegang dan percaya.
    Terjadinya suatu agama, gak ada yang bisa menggambarkan smuanya scra bnar n detail.
    Cuma Tuhan yang tau.
    Jadi, berkaitan dengan benar tidaknya agama Buddha yang atheis, menurutku itu gak benar.
    So, buat penulis, jangan sotoy, ok..
    Jangan rusak dan usik kepercayaan orang lain dengan pendapat lw yang dari depannya aja udah ktauan abal-abal.
    Mending gak usah ngomong klw gak tw scra psti.
    Lbih baik, kembangin agama lw dlu hingga bisa terus berkembang lebih baik dalm menerapkan ajarannya. :-)

  74. Buddha's follower Says:

    Yang buat blog ini, ati2x kalo ksh pendapat. Semua agama bilang mereka yang terbaik, tapi hanya agama buddha yang ngenyebarin agama kagak pake perang, disisksa dulu, ato musti ngatain agama laen agama setan atou iblis,dsb. Buddha sendiri pernah bilang bahwa yang namanya Tuhan itu bukannya kgk ada melainkan tidak dapat dideskripsikan dengan bahas yang digunakkan manusia. Jadi bukannya Tuhan kagak ada, cuma kita aja yang terlalu “bloon” alias tidak memiliki kemampuan seperti Buddha. Sungguh kasihan orang yang bikin hal2x kyk gini. Ini negnunjukin bahwa orang tsb taraf “bloon”nya udah kuadrat. Bukan bloon biasa. Saran gw cuma lbh baik loe minta maaf aja ama pemeluk agama buddha n hapus ini blog. Jangan pernah nyerang orang laen kalo kagak mau diserang balik!

  75. Wew…banyak juga…Ta komentari satu-satu ah….

    pilgrim > khayalan? wew, sangar…mana mungkin, impossible khayalan bisa menghasilkan suatu kitab yang kebenaran sciencenya baru bisa dibuktikan di zaman modern. Didoakan karena sebagai ungkapan terimakasih dari umatnya

    stress man, ??? > Maaf, komentarnya basi…

    Lee > Sotoy? ah anda kali yang sotoy… Toh yang ngomong atheis bukan aku aja, ada banyak blog yang bahas soal ini (terutama di luar negeri). Memangnya ada yg salah dengan atheis?

    Buddha’s follower > Belajar lagi deh soal agamamu itu, anda sepertinya belum dapet esensi dari ajaran anda sendiri. Pelajari yang benar, ok

    • anda yang paling tahu…
      sekarang saja banyak agama islam yang ke vihara. tapi tidak ada agama buddha yang ke mesjid… di haruskan sholat 5 waktu. mungkin anda sendiri sholat 6 waktu,. makanya anda yang paling pintar..

  76. Buddha's follower Says:

    Bukan g yang kgk ngerti agama gw! Melainkan lu yang kgk ngerti agama gue, tetapi lu yang main sembarangan nulis kgk mikir pake otak bhw lu itw bisa ngenyakitin orang2x dari agama buddha. Emang apa salahnya agama buddha ampe2x u ngenyerang agama buddha? Ini mah lu tuh sama aja ama orang2x diluaran yang ngatain agama buddha itw setan! Mangnya atas dasar apa lu ngatain agama budha itu atheis? Lu kirim datanya dah ke alamat email g : dwimaperkasa@yahoo.com. Baru kalo u kgk bs nanggepin lu punya data, kita baru bgomong lagi. OK?! Jangan asal ngomong klo kgk ada data!

  77. joko tingkir Says:

    e28 Says:
    January 17, 2009 at 5:53 am

    h ya, ulang tahun posting ini tanggal 28 nanti…

    Hmm…bhumi ngomentarinya dari bawah ya…pantes kok urutannya kebalik…

    – Tentang alam selanjutnya, kalau di agamaku untuk mencapai alam selanjutnya ya pertama mati dulu, terus menunggu hingga kiamat tiba, dan kemudian baru alam selanjutnya dibuat. Manusiapun akhirnya dibangkitkan kembali dari kematiannya secara bersama-sama(bukan dilahirkan dari manusia lain), dan hal itu menjadi mungkin karena di alam selanjutnya, sistemnya sudah berbeda (hukum alam baru yg berlaku). Gak sama dengan reinkarnasi…

    * LU KAGA NGARTI YA!! ITU NAMANYA REINKARNASI …! TERSERAH LU PAKE ISTILAH APA…..

    – Tuhan tidak bisa digambarkan secara fisik, tapi dapat diketahui dari sifat2nya (dalam 99 asmaul husna). Karena bagaimanapun wujud tuhan itu diluar dari kemampuan akal dan pikiran manusia…dan kenapa kartun nabi muhammad itu tidak boleh? itu agar tidak terjadi peristiwa umat yang “menuhankan nabi”. Itu cukup terjadi di agama tetangga saja…

    * LU BULAK BALIK JUGA INTINYA SAMA: KALO WUJUD DAN KEMAMPUAN DILUAR AKAL PIKIR MANUSIA…. NGAPAIN LU DEFINISIIN TUHAN ???? KARENA APAPUN DEFINISINYA ITU BELUM TENTU BENAR…. DARIPADA BELUM TENTU BENAR… MENDINGAN JANGAN DIDEFINISIIN…. GITU MAKSUDNYA ORANG2 BUDHA!
    (makanya elmu ceteklu ngga usah di umbar2 kemana2.. makin kelihatan elu itu pintar ….!!!??)

    – Pada hakikatnya tuhan tidak membutuhkan manusia, tapi untuk menyampaikan pesan yang terbaik ya lewat manusia itu sendiri (itupun via malaikat lagi, karena manusia tidak sanggup menerima pesan secara langsung dari tuhan), karena dengan begitu manusia dapat belajar dan salng memahami.

    * APAPUN NAMANY… JANGAN DIBULAK BALIK…. INTINYA SAMA : TUHAN MEMBUTUHKAN MANUSIA….. TERSERAH MO PAKE BAHASA YG KAYAK APA JUGA… MO PAKE MALAIKAT KEK… APA KEK….

    – Manusia dan seluruh alam semesta itu ciptaannya tuhan, dan untuk semua itu diimplementasikan dalam suatu sistem (hukum alam) atau dalam komputer ya seperti program. Jadi kalau ada input akan ada outputnya, kalau bhumi menghamili ya akan ada si kecil tadi. Semoga bhumi nangkep apa yg ku maksudkan.

    * JANGAN SOK NGARTI….. TULISAN LU JUSTRU KOSONG….. NGGA NGEJAWAB PERTANYAAN…. PINTERNYA…… !!!!

  78. joko tingkir Says:

    Thee28 ini orang yg paling seneng kalo ngelihat kafir marah……

    karena itu (kalo menurut keyakinan dia) justru kerjaannya orang kafir…..

    ngga ada gunanya juga ngejelasin apa2 karena tujuannya bukan untuk tahu…. tapi untuk mengolok2 agama orang…..

    udah ah……

    mendingan gw poligami…..

    mendingan gw bunuh 15 orang kafir…. entar gw masuk sorga….
    asik lo disorga…. dikerubutin bidadari…..!

    pokoke gw seh ikutin agama yg ngga jauh2 deh dari kesenangan harim2…. di dunia dan akhirat……

    di dunia poligami …… di akhirat dikerubutin bidadari….. enak khan!!!?

    cepetan…. entar sorga keburu penuh….

    caranya ? gampang…… cuma ngebunuh kafir doank kok!!!!!!

    instant khan!!!

  79. Sunyataan Says:

    halo semuanya …..debat kusir tu nga pernah ada habisnya……jika kalian memiliki keimanan yang sama belum tentu punya keyakinan yang sama pula.maka kalian sadarlah apa yang kalian perjuangkan untuk pembenaran diatas tidak ada gunanya……bukankah Sang Budha dalam Abidharma dia tidak menjawab apa yang pernah ditanyakan oleh oarang awam bahkan dari muridnya.Jawabannya DIam/////Jika itu tidak bermanfaat bagi kemajuan spritual kita…Mohon maaf jika ikut dalm posting ini.Keinginan lah yang membuat manusia menjadi Buta akan Nafsu itu hingga kita lupa kepada siapa kita hidup dalam kebersamaan.

  80. Sunyataan Says:

    “Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang ternoda. Oleh diri sendiri kejahatan tidak dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci. Suci atau tidak suci tergantung pada diri sendiri; tak seorang pun dapat menyucikan orang lain.”
    (Sutta Pitaka, Khuddaka Nikaya: Dhammapada, 165)

  81. Mr. Moggallanna Says:

    Yah, kalo g seh kgk gw pikirin. Namanya juga yang ngebikin website ini orang gila!

  82. Agama Buddha adalah agama yang unik.
    Dimana ketika agama Buddha disebarkan oleh Sang Buddha tanpa ada pertumpahan darah atau peperangan. Karena agama Buddha pada dasarnya dikembangkan dengan penuh cinta kasih dan ketenangan pikiran.

    Jadi kao bicara tentang Tuhan, dalam kitab suci Udana VIII:3, telah dijelaskan “(Wahai) Para Bhikku, ada yang tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, yang mutlak. (Wahai) Para Bhikku, bila tidak ada yang tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, yang mutlak, maka tidak ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi (Wahai) Para Bhikku, karena ada yang tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, yang mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pemunculan dari sebab yang lalu.”

    Saya mengambil kesimpulan dari pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki, bahwa umat Buddha dengan tujuan hidupnya adalah untuk mensucikan diri untuk mencapai penerangan sempurna/mencapai kebuddhahan (nibbana).
    Agama Buddha sendiri mengenal bahwa kehidupan adalah dukkha (penderitaan). Dimana selama kelahiran terus terjadi pada diri kita yang mampu mencapai ratusan ribu atau bahkan jutaan kali, (dalam hal ini agama Buddha sangat percaya bahwa tumimba lahir atau kelahiran kembali atau lebih dikenal dengan reinkarnasi) maka adalah Dukkha.

    Agama Buddha sebenarnya merupakan agama yang logis. Hal ini telah dijelaskan dalam Kalama Sutta
    “Jangan percaya begitu saja, hanya karena engkau telah mendengarnya atau mengetahuinya dari buku-buku agama; Jangan percaya begitu saja pada tradisi, hanya karena itu telah dijalankan turun-temurun; Tetapi setelah engkau membuktikan dan menelitinya, mendapatkan bahwa hal itu beralasan serta membawa kebaikan dan manfaat bagi seseorang dan semua makhluk, terimalah dan gunakanlah.”

    Ms. Lha……….

  83. Voo:the28..
    Ok..
    Yang salah dari atheis??
    Klo gak ada yang salah dari atheis, knapa bnyak yang gak stuju ma blog nie gra2 pnas ma isinya ?
    Itu udah jelas membuktikan gimana atheis di pandangan masyarakat.
    mank mw agama lw dibilang atheis?
    gak khan..
    Mank npa klw gw blang pnulisny stoy? ap dy udh mendalami agam Buddha dengan jelas n pasti ?
    Setidaknya, nasihatin penulis dgn kata yang agak keras jauh lebih baik daripada ngatain agama orang sebagai atheis.

    Buddha’s followers, Sunyataan, n Joko Tingkir, q kgum ma kalian..

  84. hmm… sepertinya komentar apapun diblog ini menurut bhumi tidak perlu diambil hatilah..hehe.. semua orang bisa dan boleh komentar apapun koq. dan itu syah2 saja, apalagi melalui media seperti ini. komentar paling atas sdr “mages” – bhumi kira sudah cukup untuk menjawab pertanyaan diblog ini. kalau ada yang seolah menuntut jawaban “siapa nama tuhan di agama Buddha” rasanya diam adalah jawaban terbaik. karena bagaimanapun konsep ketuhanan di agama Buddha sangat berbeda dengan kepercayaan lainnya.
    Toh yang tuhannya ada sebutan(nama) ini itu, itu hanya sebuah TEORI.
    apakah kita merasa gemetar dan takut dengan kalimat dibawah ini??
    “Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan (untuk memperoleh pahala).” (Huud, 11:16)

    bhumi kira banyak yang MASA BODOH! dengan bait diatas. dengan berpaham bertuhan tidak bernama ancamannya NERAKA?? TIDAK MEMPEROLEH PAHALA?? hehe.. seperti dongeng ANAK KECIL aja… kalau tuhan sdr “ALLAH” itu pencipta manusia dan alam semesta, kenapa ya tidak kuasa menahan ulah orang-orang yang berpaham bertuhan tidak bernama(tidak personal), ada yang atheis lagi.. hiii…

  85. people like me Says:

    sebaiknya tidak mengomentari or mengkritik suatu agama sblm bercermin kpd diri sendiri..

    semua manusia yg merasa memiliki agamanya masing2 seharusnya lbh konsen dgn keyakinan masing2, adlh ciri khas org indonesia yg bsnya menghujat org lain tnp bercermin…

    sebaiknya kita konsen dgn tujuan agama kita masing2

    setelah ajal tiba, perbuatan kita sendiri lah yg akan dipertanggungjawabkan kpd Tuhan kita masing2..

    klo smua agama mendefinisikan Tuhan dlm konteks dan wujud yang sama, maka utk apa dunia ini memiliki lbh dr 1 agama…

    cb direnungkan kembali….
    apakah tiap agama menyarankan umatnya utk berbuat jahat ????
    tidak kan !!!
    mengapa Tuhan menciptakan manusia dgn berbagai tipe, warna kulit, bahasa, budaya, sipit, belok, hitam, putih, bule, asia, eropa, dll

    makanya agama itu hadir dgn berbagai jenis….

    coba anda semua renungkan dgn seksama….

    di dlm 1 agama aja bisa tjd konflik antar sesama umatnya…
    apakah anda mengira manusia itu smuanya sama, tdk khan ????

    makanya,
    bagi yg merasa penganut suatu agama sebaiknya lbh cermat lg dlm menilai or menghujat agama yg lain sblm mengerti agamanya sendiri…
    dimana2 tiap agama sll mengajarkan umatnya nilai2 kebaikan….

    1 komentar terakhir, klo bisa anda mempelajari smua agama yg ada di muka bumi ini sblm anda mengkritik agama yg lain, itu malah lbh terpuji… krn agama itu adlh faktor jodoh, bkn asal memeluk suatu agama…

  86. Banyaknya agama di bumi ini melahirkan keputusan di hati kita bahwa hanya satu agama yang benar. Cobalah study banding dengan agama agama lain. Pasti akan anda temukan agama yang paling benar

  87. puting beliung Says:

    Satu contoh lagi…daripada dengan gagah menyatakan diri anti porno dan menyalahkan orang lain ataupun budaya lokal sebagai porno dan maksiat tapi diri sendiri sebenarnya pemuja birahi, pemuja keserakahan, penuh nafsu ingin merajai, dan tidak bisa mengendalikan kemarahan, lebih baik DIAM kan? kenyataannya MANUSIA terlahir dari hubungan badan! Dan untuk menutupi kejelekannya manusia mengarang cerita yang bagus tentang penciptaan dirinya.

  88. Dalam agama islam nabi muhammad saja tidak pernah memaksa umat agama lain untuk memeluk agama islam. Yang penting kan ajarannya tidak mengganggu umat agama lain dan mereka tidak berbuat ajaran yang mengandung unsur kejahatan. Kalau agama islam ‘salah’,mengapa pada saat tsunami di aceh masjid tidak roboh?
    Jika agama kristen dan katolik ‘salah’ mengapa ada di sulawesi patung dan lukisan yesus dan bunda maria yang menangis pada hari paskah?
    Jika agama budha ‘salah’ mengapa di majalah misteri terdapat foto penampakan Dewi Kwam Im di klenteng yang terekam secara tak sengaja?
    Kalau hindu, saya belum pernah menemukan data mukjizatnya.
    Apa yang terjadi pada islam,kristen,katolik dan budha itu adalah kuasa dari Tuhan. Masih banyak mukjizat lain dri agama2 tsb yang tidak saya tulis.

  89. Halo semua sudahlah gak usah pada ribut masalah agama Tuhan mungkin akan tertawa melihat kita…..bagiku gak penting mana yang paling benar atau tidak…yang penting kita percaya dan bisa menjalankan agama kita dengan baik…saya thionghoa penganut katolik papa khong hucu, sedangkan tante2 gue ada yang islam ada yang budha no problem tuch….makanya gak usah merasa sok benar dan sok suci ujung2nya keliatan bodohnya….Tuhan menciptakan kita berbeda supaya kita bisa saling melengkapi…bukan saling bermusuhan….malu dong kalo mayoritas justru nginjak minoritas kayak kita2 …….

  90. Halo semua sudahlah gak usah pada ribut masalah agama Tuhan mungkin akan tertawa melihat kita…..bagiku gak penting mana yang paling benar atau tidak…yang penting kita percaya dan bisa menjalankan agama kita dengan baik…saya thionghoa penganut katolik papa khong hucu, sedangkan tante2 gue ada yang islam ada yang budha no problem tuch….makanya gak usah merasa sok benar dan sok suci ujung2nya keliatan bodohnya….Tuhan menciptakan kita berbeda supaya kita bisa saling melengkapi…bukan saling bermusuhan….malu dong kalo mayoritas justru nginjak minoritas kayak kita2 …….

  91. Benar itu relatif….benar menurut kalian belum tentu benar menurut gue begitupen sebaliknya….jadi kalau ada yang merasa agama kalian paling benar yang bersyukur lah…..tapi seharusnya kalian juga berperilaku yang menunjukkan kalian orang benar….jadi gak menghujat agama orang tapi seharusnya menunjkan sikap menghargai dan menghormati….namanya juga paling benar jadi pengikutnya juga yang benar dong jangan sampai mencoreng nama baik agama kalian sendiri….maaf ya bukannya menasihati….tks

  92. kayaknya telat bagi saya untuk mengomentari topic ini…..tp,saya tetap ingin meluruskan beberapa hal……

    saya pemeluk agama buddha.nampaknya apa yg telah dikomentari terlalu mengarah pada ‘mendeskreditkan’.saran saya,pandanglah suatu topik dari posisi netral….biasanya karena terlalu melekat pada suatu keyakinan/’apa yg dianggap lebih masuk akal’,orang akan mengomentari dengan membandingkan dengan apa yg diyakini,apa yg dianggap ‘ukuran ke-absahan’.
    dan sejujurnya,byk yg belum mengetahui secara mendetail tentang agama buddha.

    namun,pada akhirnya,yg penting di dunia ini,apa yg diperbuat,bukan apa yang telah dipelajari.ya,kan??

  93. Hmmm….. gw jadi mo ikutan comment.
    emang salah ya kalo orang itu atheis?
    Gw Atheis tapi bukan berarti gw bisa seenak2nya melakukan kejahatan, melakukan pembunuhan terhadap orang2 yang ga sepaham ma gw ato ngejelek-jelekin agama yang ada.
    Gw emg ga percaya ma TUHAN, dan gw juga ga percaya dgn segala macem yang namanya KITAB or NABI or MALAIKAT or DEWA-DEWI.
    menurut gw semua agama itu di ciptakan oleh manusia yang jenius di bidang kerohanian DIJAMANNYA.
    – Islam diciptakan oleh Nabi Muhammad
    – Kristen diciptakan oleh Yesus
    – Budha diciptakan oleh Sidharta Gotama, dll
    Sementara Kitab suci masing2 ditulis oleh para pengikut setia mereka.

    Jadi intinya agama itu diciptakan untuk menjaga manusia dari perbuatan jahat atau perbuatan buruk yang merugikan orang atau makhluk hidup lainnya.

    • yang jelas kalao sampai ada yang menganggap manusia itu tuhan itu orang gila. karena agama semua bertujuan menyembah tuhan yang satu.

  94. Netral girl Says:

    Untuk penulis yg belum mengerti ajaran Buddha,, lebih baik tidak usah membahas ajaran Buddha yg menurut anda jelek..
    Karena pada dasarnya semua agama sama,, sama” bertujuan untuk mencapai kebahagiaan..
    Jadi, kalau anda mengurusi anehnya (menurut anda) ajaran agama buddha seperti ini, apakah tidak lebih baik anda memperdalam apa yang agama anda ajarkan agar dapat mencapai tujuan terbaik..
    Menurut saya semua kepercayaan baik,, sangat baik… Bahkan saya sebagai umat buddha masih menganggap ajaran agama anda baik..
    Jadi tolong, jgn mengolok-olok agama lain secara terag-terangan seperti ini..
    Hal ini dapat menyebabkan perpecahan bangsa kita..
    Akhir kata, saya ucapkan terimakasih.. ^^

  95. apa buktinya kitab suci adalah buatan Tuhan…silahkan buka agama kami yang benar-benar asli jawa tanpa pengaruh agama asing di http://www.kejawenmaneges.blogspot.com

  96. maitri dayananda Says:

    apa gunanya tiap hari mengagungkan tuhan,kalau perbuatannya semua tidak benar.

  97. no name Says:

    dalam konsep ketuhanan yang dianut agama budha..
    tuhan tidak dapat digambarkan, dilukiskan, diandaikan..

    dan anggapan lo soal agama budha itu seperti atheis..
    sebelum lo bicara begitu,
    lo cari dulu di kamus.
    apa arti atheis..
    dan klo lo males buka kamus gw kasih tau..
    atheis itu orang yang tidak percaya akan keberadaan tuhan..
    sedangkan dalam agama budha ada koq tuhan..
    hanya saja tidak dapat dilukiskan..

    kenapa..
    ini siih menurut gw ajah ya..
    karena ga ada manusia atau makhluk apapun yang pernah melihat tuhan terus balik hidup alagu dan menceritakan apa bentuk tuhan..
    jadi ntar klu lo udah mati ..
    dan lo lyadh tuhan..
    kalu liat ya,,,

    baru lo bikin tulisan kea gini..
    ok..

  98. no name Says:

    oh ya satu lagi..
    lo ISLAM YA?
    ga heran siiih,,
    orang ISLAM emang suka nyari masalah..
    hem..
    PANTES!

  99. no name Says:

    Hal ini justru berkebalikan dengan agama Islam, yang semakin lama justru semakin banyak penganutnya.

    asal lo tau ajah yah..
    agama islam banyak juga bukan karena imannya..
    tapi juga karena orang tuanya..

    gw juga pny temen yang islam..
    dan satu keluarga mereka ga pernah solat.. atau apalah itu..

    dan itukah yang dinamakan islam?

    agama KTP?

  100. namo buddhaya..

    TUHAN SAYA TUHAN YANG MAHA ESA..
    saya sangat berterima kasih kepada saudara the 28 ..
    karena saudara amat sangat banget perhatian dengan agama kami..
    yakni agama budha..
    terima kasih anda telah banyk bertanya ..tentang agama budha dengan umatnya, bahkan dengan orang luar negeri yang bukan beragama budha..

    sesungguhnya anda belum bertanya kepada yang lebih mengetahui..

    karena sesungguhnya,,
    apakah seorang yang beragama islam tahu semua tentang agamanya..?
    agama seorang yang beragama kristen tahu semua tentang agamanya..?
    apakah seorang yang beragama budha tahu semua tentang agamanya..?

    yang paling tahu tentang tuhan adalah TUHAN sendiri..
    jadi ada baiknya saudara the 28 menanyakan hal tersebut kepada TUHAN..
    DAN KEPADA SAUDARA NO NAME..
    apakah anda seorang budhist?
    karena agama budha mengajarkan welas asih..
    jadi anda harus menghadapi seorang seperti the 28 dengan welas asih..

  101. setujuuuuuuuuuuuuuuuuu.. lebih baik diam..
    toh diam itu emas..
    jadi klu ditanya di kasih emas ajah..
    bagus kand..

    biarlah orang mu ngomong apa..
    yang pazti,,
    gw akand tetap menjadi buddhist yang baik..

    sabbe satta bhavantu sukhitata..

    semoga semua makhluk hidup berbahagia..
    sadhu.. sadhu.. sadhu..

  102. renungkan Says:

    uda deh buat the28 teruskanlah.. teruskanlah.. kau begitu…

  103. renungkan Says:

    oh y trims buat the28 yg membuat saya ingin kembali mempelajari agama budha , kata2 yang anda sampaikan membuat saya lbh mantap dalam memilih agama budha , trims…
    karena sblum membaca sluruh comment disini saya masi ragu2 tp skrg saya uda mantap dengan pilihan saya untuk memilih agama budha
    tq…
    sadhu… sadhu… sadhu…

  104. apaapun agamanya! yang penting jangan islam! agama edan yang di bawa oleh nabi edan tukang kawin yang benama mamet

  105. Fietria Says:

    Saya kutip ya, untuk menjawab pertanyaan Dhammaduta di blog http:ayruel.wordpress.com

    Silahkan juga jika ingin mampir ke blog saya.

  106. Wuih….semakin banyak aja komentarnya…padahal blognya udah ndak keurus lagi (gak ada waktu+bosen)…

    Banyak yg komentar ndak karuan, pake menghina-hina segala…tapi jangan lupakan kalimat kesimpulan dari tulisannya:

    “Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme,…”

    http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090130200613AAYAbzy

    • Lakumdinukum waliadin”
      the28= km ngertikan arti diatas…..
      Banyak yg komentar ndak karuan, pake menghina-hina segala…tapi jangan lupakan kalimat kesimpulan dari tulisann
      trus yg km posting
      “Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme,…”
      apakah tdk menghina???????????
      hahahahahahahahahahahahahahahahahahaha,,,,,,
      km pinter tp krn sangat pinter jd bodoh…..
      baca Al Quran jgan kulit nya doank,,,tp isi yg tersirat nya jg….oke bro

    • Saudaraku yang diberkahi Tuhan akan akal dan fikiran…gunakanlah segala kemampuan yang engkau miliki dan apa yang engkau telah ‘pelajari’ untuk mendamaikan umat…bukankah itu lebih baik..?bukankah itu yang diajarkan dalam setiap agama..?hindarilah perpecahan,hindarilah cercaan..bukankah Nabi Muhammad mengajarkan demikian..?

      La’in syakartum wa adzi danakhum…percayakah engkau akan kalimat ini..?perlukah saya meneruskan kalimat dari surat ini dan menterjemahkannya kepadamu saudaraku..?

      Saya rasa anda sudah faham…subhanaullah…waulahhuakbar.

    • abda tahu sudah tak keurus, .tapi anda yang heboh post terus. buat apa beragama tapi banyk kejahatan… pantas indonesia gak maju2. mungkin karena banyak yang taat beragama. mala hanya sok tahu.

    • RELATIF Says:

      Iya,kesimpulan anda cukup bijak. Tapi jangan lupa judul besar diatas “Pemeluk agama Buddha juga Atheis” . Harap pelajari lagi yang benar tentang tata Bahasa Indonesia yang tepat. Ini bacaan publik. Jangan mengaku WNI kalau tidak mengerti arti Bhineka Tunggal Ika . Tidak mau ‘kan ada blog dengan judul “Pemeluk agama Islam juga Atheis”. Mau ada Tuhan atau tidak pada akhirnya kita sendirilah yang menanggung KARMA bukan Tuhan. Tuhan pun pasti juga berharap makhluk ciptaanNya RUKUN

  107. joko tingkir Says:

    tuh khan gw bilang juga apa……

    kesimpulannya orang yg “pinter” itu begitu…….

  108. Hi, nice

  109. this link below will guide u to have a good explanation

    what Buddha’s said bout God

  110. hahahahahahahhaaaa… anak buah si nabi mamet ya memang begitu… sebagai kesimpulan agama islam itu bukan lagi “sangat rentan dan begitu dekat dengan” kekerasan. teTAPI islam yg disebarkan sdr mamet itu PENUH DENGAN KEKERASAN DAN PEMBUNUHAN.

  111. Maaf bila saya ikut memberi pendapat.
    Saya pernah mempelajari dengan cukup dalam mengenai “agama” Buddha. Siddharta Gautama tidak pernah menamakan ajarannya sebagai AGAMA tetapi Dhamma. Siapa yang mau mengikuti, silahkan, tidak juga tidak apa-apa. Konsep “yakin setelah mengalami sendiri”(ehipassiko) memang bagus. Islam juga begitu. Namun, ada yang di luar penalaran dan pikiran manusia bahkan pengalaman manusia pada setiap zaman. Dan inilah yang menjadikan Islam, dengan kitab suci Al Qur’an yang merupakan Firman Allah, memiliki catatan tersendiri yang tidak dimiliki dalam ajaran lain. Al Qur’an berlaku sepanjang zaman sampai hari kiamat kelak. Banyak profesor dari Amerika, Eropa dan lain-lain yang memeluk Islam karena telah membuktikan bahwa apa yang ternyata dalam sains modern dibuktikan, ternyata susah sejak Islam muncul dinyatakan dalam Al Qur’an. Mereka yang menjadi muallaf berarti telah menerima Hidayah dari Tuhan (Allah SWT).
    Siddharta Gautama memang mengajarkan esensi ketuhanan, bukan Atheis, namun Ia menganggap bahwa level manusia (pada zaman itu) belum perlu dan belum mampu memahami tentang Tuhan (digambarkan bahwa manusia itu berada di dalam rumah yang memiliki cerobong asap, jadi karena belum sampai naik ke atas cerobong jadi belum bisa mengenal Tuhan), sehingga ditekankanlah praktek moralitas.
    Namun zaman telah berganti, bahkan “agama” Buddha yang dahulu pernah berjaya di zaman kerajaan Asoka, telah banyak di “kuasai” oleh agama Hindu. Di sini terlihat kemungkinan bahwa ajaran moralitas “internal individuil” sulit untuk diterapkan (maksudnya meditatif dan interospeksi semata). Oleh sebab itulah, Allah memberikan petunjuk dalam Al Qur’an mengenai yang hak dan yang bathil secara jelas.
    “Agama” Buddha tidak menekankan pada ibadah tetapi moralitas. Islam menekankan pada Ibadah dan Moralitas. (tapi jika anda membaca ttg teroris yang mengatasnamakan Islam, karena teror tidak ada dan tidak pernah diajarkan dalam Islam)
    Saya sependapat sebenarnya “agama” Buddha adalah Non-Theis bukan Atheis. Tapi akulturasi budaya dengan budaya China (aliran MAHAYANA)menyebabkan umat Buddha di Indonesia lebih mengenal TUHAN dalam sebutan THIEN (dan di atas Budha Gautama dan dewa-dewa mereka yang lain).

  112. Didunia ini terlahir atau terciptakan banyak agama, dikarenakan zaman , tempat dan waktunya berbeda. Tuhan mengutuskan para nabihnya ke dunia. Buat apa kita mempermasalahkan hal ini. Jika Tuhan YME bertanya kepada Kita semua : “Anak-anak Tuhan ,apa yg kalian lakukan didunia ini sudah benar dan baik ,seperti perintah ku di kitab -kitab suci kalian?”.
    Jadi janganlah menulis sesuatu yg menyakitkan hati semua pengikut budha. Lebih baik Tema atau blog ada di hapus saja untuk kedamaian semua umat beragama karena saya amati blog the 28 sudah membakar banyak orang dibumi ini. Menyakiti perasaan orang sama dg menzolimi dan itu dalam agama islam adalah dosa besar.

  113. saya seorang moslim saya baca komen disini ngeri semuaya minta b enar hujatmenghujat jelek menjelekan ,jadi semua agama punya sorga islam punya sorga buat orang islam kristen juga sama sorgaya orang kriten budha juga sama punya sorga budha jadi buat apa berdebat meributkan sorga yang dijanjikan dikitab suci tuhan juga tdk buta siapa yang berbuat baik taat akan menjalankan perintah tuhan saya yakn semua masuk sorga jadi semua agama baik cums cara ibadah saja yang berbeda tapi tujuanya tetap sama sorga mau jalan lewat mana saja tetap kesorga.tenks

  114. jadi saudaraku semua buat apa kita berdebat kalau hanya mencari kelemahan masing2 agama ,marilah debat disini kita saling mengisi kekurangan dan kelebihanya toh juga kita tidak tau mana agama yang paling diterima oleh tuhan allah sangyang adi budha menurut saya yang diterima tuhan allah sangyang adi buda orang yang berbuat baik bijak mengamalkan ajaran yang ada dikitab suci masing2, saya juga mempelajari budha sekedar nambah wawasa sungguh indah dan baik bijaksana ajaran sang budha begitu pula islam agama saya ,marila kita harga menghargai sungguh indah perbedaan itu bila kita meyadariya.

  115. To: All
    Dalami, pahami dan mengerti agama kita masing2 dulu…., Setelah kita betul2 mengerti coba amalkan dengan sepenuh jiwa…..
    Ingat, raja Asoka di India jaman dulu pernah bersabda: ‘Jangan karena kita meyakini agama kita, lalu kita mengagung-agungkannya sampai melecehkan dan menganggap rendah agama/ keyakinan yang lain. Itu sama saja kita menggali liang kubur agama kita sendiri….’
    Semoga bisa menyadarkan kita semua…., kebenaran bukan untuk diperdebatkan tapi diamalkan untuk kebahagiaan semua orang bahkan bagi semua makhluk. Terima kasih.

  116. To: All
    Dalami, pahami dan mengerti agama kita masing2 dulu…., Setelah kita betul2 mengerti coba amalkan dengan sepenuh jiwa…..
    Ingat, raja Asoka di India jaman dulu pernah bersabda: ‘Jangan karena kita meyakini agama kita, lalu kita mengagung-agungkannya sampai melecehkan dan menganggap rendah agama/ keyakinan yang lain. Itu sama saja kita menggali liang kubur agama kita sendiri….’
    Semoga bisa menyadarkan kita semua…., kebenaran bukan untuk diperdebatkan tapi diamalkan untuk kebahagiaan semua orang bahkan bagi semua makhluk. Terima kasih.

  117. girl_power Says:

    eh setan bgt LO yg ngatain!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    SALAH BESAR OMONGAN LO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    GA USAH NGEJUDGE AGAMA ORG HANYA DENGAN CARA PANDANG LO YG KUNO ‘N SEMPIT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  118. skullkid Says:

    Maaf kepada penulis. Bagus juga Anda menganalisis mengenai ajaran dalam agama Buddha. Namun daya analisis Anda kurang akurat karena dibatasi oleh keyakinan Anda sendiri. Cobalah berpikir lebih bijak dan bukan hanya membuat suatu perdebatan antar pemeluk agama. Apakah dianjurkan bagi Anda untuk menjelekkan dan memprovokasi agama orang lain dalam agama Anda? Saya yakin agama Anda juga menginginkan perdamaian. Hal seperti ini tidak perlu Anda teruskan. Terima kasih.
    (Sikap Anda ini hanya mencoreng wajah pemeluk agama Anda. Mohon dipertimbangkan)

  119. Lisherg Says:

    hai semua… salam kebaikan.. :)
    begini lokh teman2 ku.. ada yang mengatakan Tuhan (Allah) adalah maha pengasih,maha penyayang, maha berkuasa.. manusia di ciptakan oleh tuhan. dan tuhan adalah penentu segalanya umat manusia…
    jadi segala sesuatunya adalah karena tuhan lah yang meridhoinya.. OK!
    kalau begitu.. manusia ada yang miskin,kaya,bernasib baik,bernasib sial.. adalah karena tuhan! sekarang saya mau tanya.. kalau memang tuhan itu maha pengasih,maha penyayang, maha berkuasa.. mengapa dia ciptakan manusia yang lahirnya cacat! yang hidupnya miskin.. yang bernasib diperkosa orang!! yang bernasib harus mati kelindes truk!!!?? bukankah tuhan itu maha segalanya.. kenapa dia tidak buat manusia semuanya makmur! tampan/cantik.. berkuasa..! dan tidak mati2 saja sekalian.. biar manusia senang!
    dan kalau memang tuhan itu maha penentu segalanya.. berarti dia itu selain maha pengasih.. jugalah maha BEJAT! kenapa dia ciptakan manusia yang cacat! kenapa dia menginginkan manusia hidup dengan nasib yang naas.. diperkosa orang misalnya. atau juga kenapa dia menciptakan manusia yang merendahkan orang lain atau agama lain????
    kenapa tidak yang baik2 saja dia suruh..??? atau juga menciptakan orang yang mengebom BALI??? kalau memang benar kata pepatah “manusia hanya berencana tapi TUHAN lah yang mengizinkan” lalu siapa yang mengizinkan semua ini terjadi????? jawab sendirrriiii … hehehehe^.^

    oleh karena itu saudara… jangan kita berpikir yang aneh2 lah.. dan tidak perlu sok paling pintar menghakimi ttg orang lain atau agama lain.. kalau anda memang yakin dan percaya terhadap apa yang anda yakini.. ya silakan saja.. tidak ada yang melarang selama anda tidak menjelekan yang lain.. :)
    itu saja dari saya.. sebelumnya.. saya mohon maaf kalau kata2 saya pedas!.
    salam cinta kasih :)

  120. aduhhh..pusing d
    memang umat kristen itu suka menghujat orang lain, agama rendahan, nga ada otaknya. di mana mana tuhan itu nga ada wujudnya, orang yg mengaku dirinya Tuhan adalah orang gila. guru kencing berdiri murid kencing berlari, gurunya gila apalagi muridnya hahahahaha…

  121. orang kristen kaga sadar, kemarin sakitin orang islam, sekarang sakitin orang Buddha,..gawat!!
    di sini timur bung bukan barat, kamu makan nasi bukan roti, sekali bego tetap bego, sekali sampah tetap sampah..memeng komunitas mereka nga ada otaknya sama kaya amrik suka ikut campur,,,huh!! bete mati aja sono, nga ada yg mau ikut k surga mu

  122. menurut saya, penulis harus di ajak2 jalan2 ke candi borobudur magelang jawa timur, liat sekeliling candi di hiasi stupa kecil yg di dalamnya ada patung Buddha, naiklah ke puncaknya di tengah2 paling besar, itulah simbol keTUhanan dalam aganma Buddha, di dalamnya kosong, kosong bukan berarti tidak ada, tapi kosong berarti Tuhan tidak berwujud, Tuhan bukan pria maupun wanita, bukan siang maupun malam, mutlak, tidak bisa di lukiskan dengan kata2.

    satu hal yg perlu di ketahui publik, sudah biasa klo umat Buddha yg kere ilmu pengetahuan, kere iman, kere kepercayaan, kere karena malas kerja, putus asa lalu pindah ke agama kristen trus belajar alkitab jadi pendeta, kumpulin umat, biar cepat kaya dy belajar agama Buddha lagi bt cari2 kesalahan, lalu bikin kesaksian palsu (ingat 10 persen hasil kolekan bt pendeta pribadi), para pendeta berlomba lomba mengumpulkan kekayaan, tp mereka lupa pesan Yesus “lebih muda seeekor unta masuk ke dalam lubang jarum daripada orang kaya masuk k surganya” nah lo!!!

  123. Cuma lihat2 saja hehehe….

    SABBE SATTA BHAVANTU SUKHITATTA

    SADHU…SADHU…SADHU…

  124. Siddharta Gautama said :
    Ada sesuatu yg tdk di lahirkan, tdk musnah, tdk berwujud, abadi selama-lamanya…Dia lah Tuhan dlm Buddhisme!
    Tuhan tdk bs di lukiskan dg hal apapun karena lepas dari daya pikiran manusia!
    Tp Tuhan itu ada.
    Dia selalu memberikan berkah tak mmlki sifat manusia, Ia tak marah/benci/menimbulkan bencana.
    Semua yg terjadi pd manusia krn perbuatannya.Itulah inti ajaran Buddha.
    Hukum alam semesta adl hukum Tuhan yg paling adil,abadi selamanya..
    Baik akn mdpt baik, buruk akan mdpt buruk..
    Spt anda yg mencela, mk anda jg akan di cela-bag nyata dr hkm karma.
    I belive it without you believe it.
    Because I am me..not you..
    Be your self!

    • ok sodara bilang tuhan ada dlm agama buddha.kalau memang ADA TUHAN DLM AJARAN BUDDHA, beberapa hal ingin sy tanyakan:

      1. kenapa anda tidak menyembahnya? malah mengesampingkan?
      2. kalau memang tuhan tidak bs dilukiskan (siddharta said) ,knp anda malah mengabaikan? mestinya anda mencoba “mencari” tuhan.bukan malah mengesampingkan dan asik berbuat kebaikan didunia saja -seperti ucapan siddharta- dgn mengesampingkan tuhan? (dgn dalih krna tuhan diluar nalar manusia)
      3. dan kalau ada tuhan,berarti tuhan yg menciptakan manusia beserta alam ini kan? (apakah siddharta yg menciptakan?)

      ajaran siddharta memang bagus.mengajarkan kebaikan.tp ia tetaplah manusia biasa.YANG DICIPTAKAN.dan menutup pikiran umatnya tentang tuhan agar dia secara tidak lgsg di-tuhan-kan.

      jd intinya, siddharta pun mengatakan BAHWA TUHAN ADA.tetapi menyuruh umatnya tidak usah membahas tuhan karena tidak perlu dan terlalu rumit. jd bahas saja duniawi dan ajaran siddharta.

      yg aneh, pemikiran kalian soal alam semesta ada dgn sendirinya. manusia ada krna reinkarnasi, bukan diciptakan. hidup mati ibarat lilin.tuhan ada tp tidak perlu disembah..hey, kalian ciptaanya. kalian cuma debu kecil di alam semesta ini. sombong sekali jika kalian mengesampingkan tuhan. what the hell!!!

      berterimakasihlah pada PENCIPTAMU dan yg memberikan mu NAFAS kehidupan. karena engkau DICIPTAKAN. dan siddharta BUKANLAH penciptamu. HANYA MANUSIA BIASA. yang mengajarkan. hanya mengajarkan! FIKIRKAN..

      • anda diciptakan siapa… anda diciptakan oleh keluarga anda. bukan tuhan.. anda sama saja fitnah diri sendiri.. munafik sekali anda. anda bilang tuhan yang menciptakan anda. trus ibu anda itu siapa.tuhan. sok tahu anda,,,

  125. setan beragama Says:

    semua agama tidak ada yang baik , jika agama baik tidak akan ada pertempuran mengatasnamakan agama di dunia, tidak ada anak berani dengan orang tua karena agama..

    lebih baik Atheis namun berbuat baik ,.berderma, suka menolong
    daripada beragama tapi suka membunuh, menjelekkan orang..dan lain..

    AKU TIDAK PERCAYA AGAMA

  126. Sasaki Nozomi Says:

    buat setan beragama…. Kalo bego, jangan ngajak orang lain… Hati2x lo… Bego bs menular… Mending kalo mw jd bego, bego az sendiri… Cb u liat n teliti yng bener2x… Ad ga’ agama yang cinta perdamaian spt agama Buddha? Kalo ad u baru jwb… Kalo ga’ ad, lain kali kalo mw kommen mikir dl pake otak…!!! Ksian Tuhan ksh u otak, tp ngomongnya ngasal smw!!!! Kalo mw ngomong diayak dl, dongo!!!!

  127. Preman Kristen Says:

    Agama di Dunia ini Sebenarnya baik….
    Semua mengajarkan kebaikan..

    Yang Penting Kita Harus Saling mengasihi
    Percuma aja kita Beragama tapi kelakuannya tidak bener…

    Allah mengasihi semua manusia..
    Karena kita telah diberi hidup
    itulah bukti bahwa Allah Mengasihi Kalian…

  128. BerTuhankan Alam tetaplah berTuhan, saya sudah berusaha memahami berbagai macam Tuhan dari sudut pandang berbagai agama, terlepas dari benar atau tidak, bertuhankan alam adalah yang paling mendamaikan. Agama pada dasarnya adalah serangkaian peraturan terlepas dari manapun asalnya. Begitu juga dengan alam, yang juga memiliki serangkaian peraturan tapi dengan ritme yang lebih pasti dan lebih mudah untuk dilihat, karena kita semua, tanpa terkecuali hidup didalamnya. Tak jadi soal apakah kita setuju untuk menjadikan alam (dan juga fikiran) sebagai panduan, sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa lepas dari keduanya.

  129. hamba Allah Says:

    Siapa mengenal dirinya dia mengenal tuhannya…..
    Mau mengenal tuhan…. buang jauh jauh ego anda …
    Mereka yang mengenal tuhan sudah tidak punya ego lagi…

    fana ila fana… sudah lebur dalam kehakikian….

    sudah menjadi fitrah manusia adalah bertuhan,..
    karena manusia adalah nur / cahaya dari tuhan,,,,
    jika anda mengaku bertuhan apapun agama anda…
    saat anda mengenal tuhan sudah tidak ada lagi keraguan… bahwa DiaLah yang mutlaq… hakiki…
    terbuka hijab segala rahasia,… dan rahasia… itu…
    milik anda yang anda sendiri tidak ada sedikitpun keraguan….

    Buang Ego Anda… Selami Diri anda selamat menemukan TUhan…

  130. Agama Buddha itu non-theisme (bukan theisme maupun bukan atheisme), yaitu menganut pandangan tentang Tuhan yang non-personal dan tidak berpusat pada Tuhan yang personal.

  131. agama budha atheis ??? so what gitu lho!!

    atheis=>tidak ada nya tuhan!

    tuhan yang mana????

    islam tuhannya allah
    kristen tuhannya yesus kristus
    yahudi tuhannya yahwe
    hindu tuhannya sang hyang widhi wase

    apakah tuhan tuhan diatas adalah sama ??? pasti tidak karena masing masing menklaim sesuai kebenaran menurut kitab sucinya masing masing

    jadi semua agama adalah atheis bagi agama lainnya!!!
    kesimpulan semua agama adalah atheis menurut agama lain!!!
    bereskan!!!!!

  132. Maaf ni, Ni Yang Nulis bener2 dah melakukan penelitian atau cuma ngambil dari inti perdebatan.. ???” Mohon Kaji Ulang.. Thq

  133. tong kosong nyaring bunyinya…

  134. org yg meninggikan akan ditinggikan derajatnya,org yg merendahkan akan direndahkan derajatnya oleh tuhan.org yg menulis artikel ini semakin byk dia membalas komentar2 yg msk smkn keliatan niat ga baiknya.org yg sprt ini sebenarnya krg tau tp sok tau,krg pintar tp sok pntr,krg beriman tp sok beriman…..kl sdh bsn ntar agama mana lg yg bkl dijelek2in ama situ?

  135. mending jangan pada nyari kejelekan agama deh….
    cari aja kejelekan diri sendiri…
    kebenaran ga penting
    yg penting kasih sayang ssama mkhluk tuhan…

  136. Allahu Akbar..Allah Maha Besar…duhai saudaraku sekalian..apa yang engkau perdebatkan..?Tidakkah cukup bukti bagi kita semua apa yang terhampar dialam semesta ini..??Tidakkah cukup bukti bahwa engkau dilahirkan,dihidupkan,dan dimatikan..?Dan TIDAK ada satupun ZAT yang mampu mengubahnya..kecuali Tuhan..?TUHAN yang sebenarnya TIDAK AKAN pernah kita ‘LIHAT SECARA NYATA’..mengapa demikian..?Karena jika Tuhan terbentuk dalam suatu wujud yang NYATA..bukankah kita sebagai manusia TIDAK AKAN lagi merasakan keajaiban..?Karena kita sudah mengetahui dan menemukan bentuk TUHAN..?Apakah hidup dan mati kita adalah sesuatu yang ajaib..?apakah alam semesta ini sesuatu yang ajaib?

    Masa pencaharian akan adanya Tuhan sudah dimulai berjuta-juta tahun sebelum kita semua yang ada disini lahir…dan sebenarnya Tuhan telah memberikan jawaban atas itu semua…”Engkau tidak akan menemukan AKU dalam bentuk yang sama (karena AKU/Tuhan adalah ABADI sedangkan engkau/manusia adalah Fana/Tidak Abadi), Engkau tidak akan mendapatkan AKU dalam bentuk yang sama (sama dengan segala ciptanNYA), Karena AKU adalah Sang Pencipta bukan diciptakan/manusia…Sesungguhnya engkau termasuk orang-orang yang merugi…(karena mencari-cari bentuk dan wujud Tuhan).

    “SENGAJA AKU (Tuhan) memberikan suatu RAHASIA yang TIDAK AKAN engkau dapatkan JAWABAN yang pasti dalam setiap perdebatan umat (tentang pencarian Tuhan),hingga perdebatan itu merenggut nyawamu sendiri..Karena engkau akan merasa sombong atas apa yang engkau anggap benar..karena KEBENARAN sesungguhnya adalah AKU (Tuhan)…”

    Wahai saudaraku sekalian…,berikanlah ruang dalam masing-masing hati dan fikiran kita,bahwa Tuhan itu ADA dan KEKAL ADANYA..terlepas dari apapun yang engkau percayai..karena sesungguhnya kita tak berdaya apa-apa selain karena KuasaNYA..

    Semoga ini dapat menentramkan hati dan perasaan saudaraku sekalian…Amien.

  137. embun berkabut Says:

    Woooi … gw gak peduli apapun definisi kalian tentang TUHAN , yg jelas meski gw gak setuju penciptaan … tapi gw tak bisa menolak menjadi bagian dari penciptaan. sekarang kita semua mengalami segala kesengsaraan dlm kehidupan kan krn ada penciptaan, apa tanggung jawab dari yg kalian sebut TUHAN tadi. Gw terpaksa beragama kan krn tdk bisa menolak utk menjadi bagian dari penciptaan tadi,

  138. jangan asal bacot lu ngentot! kayak agama lu islam bener aja!

  139. kalau ingin mengenal tuhan tu kita harus bersikap adil dan tegas, pertama jikalau tuhan tu ada pastinya Dia tu cuma satu (tunggal), kedua, Dia tu tempat bergantung segala sesuatu, dia tidak mempunyai anak dan diperanakan, tidak ada satu zat pun yang menyerupainya itu bisa digambarkan seperti adanya bumi, galaksi yang sangat luas, nuklir, angin yang hanya bisa dirasakan tetapi tidak bisa dilihat. pastilah tuhan mengutus seorang dari manusia bahwa tuhan itu ada. dan cuma dia yang berhak disembah. oleh karena itu maka diturukanlah kitab – kitab kepada manusia supaya bisa mengenal tuhan. nama ALLAH disebutkan dalam berbagai kitab. torah (taurat/perjanjian lama), injil dan alquran. cuma terjadi penyimpangan yang dilakukan para ahli kitab dengan merubah isi kitab. cuma alquran dijamin keaslianya sampai sekarang ini. dan ini fakta yang bisa dibuktikan.

  140. Andrius Kalesnikas…

    [...]Pemeluk agama Buddha juga Atheis « For The Truth![...]…

  141. unpas,universitas…

    [...]Pemeluk agama Buddha juga Atheis « For The Truth![...]…

  142. ISLAM AGAMANYA SETAN PECI Says:

    BUAT YG BERAGAMA ISLAM….
    JGN ASAL BACOD DEHh….
    MENDINGAN XLIAN PULANG
    ANGKAT PNTAT XLIAN SEMBAH TEMBOK…

  143. Saya Buddhis. Saya akui, memang paham Buddhisme itu rentan disebut paham atheis.

    Buddha tidak pernah menjelaskan mengenai eksistensi Tuhan yang disebut dalam agama lain. Buddha hanya berfokus pada jalan pembebasan dari penderitaan.

    Selama agama itu tidak membawa kita untuk mencelakai orang lain, kenapa dipermasalahkan? Kenapa tidak mengoreksi diri supaya menjadi pribadi yang lebih baik? Toh 6 agama yang diakui di negeri ini intinya sama2 membawa kita supaya masuk surga.

    • Maksud saya bukannya memancing, tapi supaya jangan saling ribut gara2 memaksakan paham masing2. Sadhu… Sadhu… Sadhu…

  144. Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang tidak perlu DIJAWAB. KARENA PADA AKHIRNYA AKAN KEMBALI PADA PERTANYAAN JUGA.
    Nih yaa, kalian semua yang berkomen pada bela agama masing2 hanya perlu diam dan renungkan apa yang saya komen disini. pertanyaannya: Apakah Buddhist itu Atheis?
    Sebelum saya menjawab, saya tanya balik anda yang bertanya ini dulu, Kalian yang menyatakan diri kalian masing masing ber-Tuhan, apakah kalian pernah lihat Tuhan itu seperti apa? Siapa yang bisa membuktikan Tuhan itu ada?? jika Tuhan Maha adil, kenapa ada si kaya dan si miskin? si cantik/tampan dan si jelek? Ada si cacat dan tubuh lengkap????
    Jika Tuhan memang Maha Tahu kenapa Dia membuat alam dunia yang kebanyakan berisi penderitaan ini? syukuur..kalo akibat dari apa yang ada itu bagus semua, lahhh… ini banyak pembunuhannya,bencana alam,perang berdarah2,fisik yang tidak sempurna, hiu makan ikan kecil, buaya makan rusa, saling cabik mencabik.. aahh…bnyak lah pokonya de el el.
    NAH….
    SEbenarnya,, dalam agama Buddhist itu percaya adanya TUHAN. Tetapi TUHAN yang dimaksud tidak seperti agama pada umumnya yang ‘ikut campur’ dalam hidup manusia. Inti dari agama Buddhist tidak mengacu 100% pada Tuhan. Buddhist berpusat pada ‘KARMA’. Apa yang ditabur adalah apa yang dituai..Tuhan ada, tapi tidak ikut campur hidup kita. Sang Buddha sendiri(Sidharta Gautama) hanyalah manusia biasa yang menjadi guru bukan Tuhan. Ada kata2 beliau yang paling saya sukai dan bisa memberi sedikit gambaran tentang konsep Ketuhanan, bahwasanya adalah = ‘Ikan yang lama hidup di air tidak akan tahu bagaimana rasanya hidup di luar air(dengan oksigen)’ Yang bisa saya artikan begini, manusia yang hidup lama di bumi tidak bisa tahu pasti soal apa yang diluar batas kenalaran. Toh siapa yang tahu sesungguhnya Tuhan itu seperti apa dan siapa dia. Kok bisa sih ikut campur dalam hidup manusia seenaknya? Mengatur hidup kita? padahal kan kalau kita tidak berusaha, memang uang bisa jatuh dari langit??????
    Pada akhirnya kita semua(manusia) yang harus ‘USAHA’ demi tujuannya. Sebagai contoh,lihatlah para murid yang beragama buddhist, mereka cenderung serius mengejar nilai sekolahnya dengan belajar giat tanpa mendoakan pensil sebelum ujian. Mereka tahu bahwa mitos itu ada atau mereka memang menjalankan beberapa ritual dalam hidupnya (seperti di jepang) tetapi toh inti ajaran Buddha yang tentang realislah yang sesungguhnya mereka jalankan dalam kehidupan fakta dan nyata ini. Gituloh maksudnya..
    Agama Buddhist itu REALISM bukan ATHEISM. Lebih mengacu pada hal2 nyata dalam hidup. Makanya kalian semua yang baca halaman website ini tolong sebisa mungkin renungkan bagaimana “PERBUATAN” atau sikap para penganut Buddhist kebanyakan. Mereka itu lebih banyak “BERUSAHA” untuk menciptakan dunia yang damai jauh dari perang(terutama perang fisik)
    Lihatlah China dan Jepang. Walau sebagian warganya masih saling ‘sreg’ dalam hati atau masih ada dendam karena perang di masa lalu, toh pada akhirnya mereka tetap bertahan pada ‘KEDAMAIAN’.
    Mereka sangat mencintai keadaan damai dari dunia kita yang sebenarnya keras yaa memang keras, damai yaa memang damai TERGANTUNG BAGAIMANA PILIHAN KITA KITA SEMUA (UMAT MANUSIA). KALIAN Pilih damai atau perang?????????? Plis jangan bilang kalian suka perang T________T
    ngaca deh muka kalian saat emosi atau marah2.
    Yah begitulah agama Buddha, mereka tidak begitu suka nyari ribut. Semua berdasarkan kesadaran masing2 individu. Mereka tidak memaksa siapa dan siapa untuk masuk ke agama mereka(BUddhist) tetapi bagaimana kalian semua berkaca diri sebelum berbuat.. Oh ya, satu lagi. Arti kata ‘Buddha’ itu sendiri adalah ‘SADAR’ . Terimakasih jika kalian berbaik hati meluangkan waktu untuk membaca komen saya ini. Saya menulis komen ini hanya ingin kalian sadar bahwa bukan hanya Buddhist/Buddha agama satu satunya di dunia. Kita semua memiliki kepercayaan masing2 dan syukur sekali jika kita semua mencintai kedamaian dan tentunya memiliki tujuan baik di kemudian hari. Maaf jika ada sedikit kata2 menyindir dari sya karena itu untuk memperjelas kepada pemilik dari artikel website ini untuk lebih dewasadalam menulis sebuah bacaan apalagi untuk publik seperti ini. Tidak ada yang suka jika dicela, makanya jangan mencela orang lan seperti halnya Roda Karma. Anda penulis artikel ini sudah menulis kata2 yang sedikit menekan agama Buddhist oleh karena itu jangan marah jika karma mu mendapat balasan seperti ini dari saya. Tolong lebih dewasa lagi dalam berbuat yah. Terimakasih

  145. Hebat betullah debat ini….. Hahahahahahahhahaaaaaa….. Mending Pikirin besok selesaikan Karjaan daripada Pikirin tuhan, Allah, yesus,budha,nabi,dewa,dewi,ajaran baik, ajaran jelek…. Pemikirian ku berarti aku yg memikirkan, mau ku angap tuhan iTu apa, budha iTu apa, semuanya terpulang kepada sy. Peduli amat lah

  146. Kata kata tidak mencukupi merangkaikan kata kata keadaan batin

  147. Tuhan? Kamu berbuat baik,kamu selalu melakukan hal-hal mulia, kamu tidak menjelekkan orang lain, mencintai sesama makhluk,hidup damai dengan sesama, itulah Tuhan dia ada didalam hati kamu.
    Apapun yg kamu katakan dan perbuat jika tujuannya egois,menyakiti orang lain,menghina agama orang lain itu berarti kamu tidak punya Tuhan. Buat aku, Tuhan tidak berwujud.
    Tuhan sama dengan kebaikan,kemuliaan,ketulusan,semua yang terbaik ada,yaitu Tuhan.
    Kalau kamu tidak melakukan itu semua,itu berarti kamulah yang tidak punya Tuhan.
    Jadi,seperti pepatah Raja Asoka pada jaman dulu,itu berlaku sampai sekarang,barangsiapa menghina agama orang lain berarti dia menghina agama dia sendiri.

  148. Anti-islam Says:

    Ya, stidaknya agama buddha gk ngajarin poligami, gk ngajarin boleh ngentot 4 perempuan!!!!

  149. Pemeluk agama Buddha juga Atheis …SIAPA BILANG AGAMA BUDDHA ATHEIS,.. JUSTRU SETELAH SAYA MURTAD DAN MASUK MENJADI UMAD BUDDHA BARU TAHU BAHWA AGAMA BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    Hal tadi penulis simpulkan setelah melakukan perdebatan tentang agama dengan beberapa teman saya yang memeluk agama Buddha. Secara garis besar, hal yang melandasi saya menyatakan bahwa pemeluk agama Buddha juga Atheis antara lain: ….APAPUN ALASANNYA DEBAT ITU TIDAK BENAR.. DAN.. NABI TIDAK MENGAJARKAN DEBAT….!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    1. Kedudukan Sindharta Gautama (Buddha) sama seperti kedudukan para nabi atau rasul, bukanlah tuhan seperti penulis kira sebelumnya. ….SIAPA BILANG BAHWA SANG BUDDHA ITU TUHAN,… TUHAN DALAM AGAMA BUDDHA ASANGKATANG “ESA” TAN KENO KINOYO NGOPO [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    2. Kedudukan Dewa dan Dewi dalam agama Buddha juga sama, sebagai para nabi atau rasul. ….NGGABYEK..!! ORA NGONO KUWI [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    3. Tuhannya pemeluk agama Buddha sebenarnya ialah alam semesta beserta hukum-hukum alam yang mendampingi, bukan sesuatu yang tidak terlihat seperti yang ada pada agama lain atau biasa mereka sebut sebagai Persona (Allah SWT mereka anggap sebagai Persona), dengan kata lain serupa dengan paham materialisme. DI DALAM AGAMA BUDDHA TUHAN YANG ESA ITU TIDAK BISA DIPERSONIFIKASIKAN SEPERTI MELIHAT, MENDENGAR, MENGGENGGAM, NGOMONG/BERSABDA, LUNGGUH KURSI DLL APA LAGI TUHAN MARAH NGAMUK CEMBURU DLL. [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    4. Mereka menganggap semua tuhannya orang beragama (islam, Kristen, Hindu, dsb) sebenarnya sama, yaitu alam semesta. ….SAYA KOK BELUM PERNAH MENDENGAR SEPERTI ITU,.. APA LAGI MEMBACA KITABNYA, TOLONG TUNJUKKAN DI TRI PITAKA YANG MANA ITU,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    5. Prinsip hidup dalam agama Buddha kurang lebih sama dengan paham materialisme, bila melakukan perbuatan baik(bekerja keras, beramal, dsb) akan mendapat hal baik, sedangkan perbuatan buruk (malas, membunuh, dsb) juga akan mendapat hal yang buruk, dan tidak ada yang salah dengan keduanya, semua tergantung dari pribadi masing-masing. …ITU NAMANYA ADIL,.. BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN UNTUK MEMINTA,.. TETAPI AJARAN BUDDHA MEMBERI/MELEPAS [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    6. Penciptaan alam semesta tidak dijelaskan dengan baik dalam agama Buddha, hanya sebagai mitos atau dongeng yang mereka sendiri bahkan mengatakannya sebagai hal yang tidak masuk akal (ilmiah), sehingga paham Darwinisme atau teori Evolusi sangat mudah untuk diterima. ….BUDDHA TIDAK MENGAJARKAN PERCAYA TIDAK PERCAYA KAMU HARUS PERCAYA (IMAN TAKLID ATAU ANUT GRUBYUG) TETAPI BUDDHA MENGAJARKAN UNTUK MEMBUKTIKAN DAHULU (EHIPASSIKO) SETELAH TAHU DAN MENGERTI TERSERAH PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SAK KAREPMU YO ORA DOSA YO ORA DI DENDA…!! TUGAS BUDDHA HANYA MEMBABARKN DHAMMA…!! PERCAYA TIDAK PERCAYA URUSAN SIRO..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    7, Ibadah atau ritual keagamaan hanyalah sebagai semacam kebudayaan. …MAKSUD KAMU SEPERTI 17TH TUJUH BELAS TAHUN YANG LALU KETIKA SAYA NGUBENGI BAITULLAH MERTAMU NENG OMAHE GUSTI ALLAH NGONO PO PIYE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    Dari serangkaian pernyataan diatas saja sudah jelas bahwa ciri-ciri atheisme sangat kental dengan agama Buddha, hanya saja memang ada beberapa hal yang menyebabkan agama Buddha masih bisa disebut sebagai agama, seperti masih mempercayai adanya kenabian (kerasulan) beserta meiliki pedoman hidup. Salah satu teman penulis bahkan menjadi seorang vegetarian dengan maksud menjalankan perintah agama, dan harapan utamanya tidak lain untuk menjadi seorang Buddha dan memperoleh kenikmatan di nirwana. ….NDA PAHAM APA TIDAK JALAN MENUJU NIRVANA/NIBBANA..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    “Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan (untuk memperoleh pahala).” (Huud, 11:16)

    Secara hakekat ketuhanan pemeluk agama Buddha sebenarnya masih merupakan pertanyaan besar, dan bahkan penulis berulang kali mengajukan pertanyaan “Jadi, sebenarnya siapa tuhan kalian?”, jawabanya “Ya alam semesta dan hukum alamnya”, namun ada juga yang bingung sendiri mau menjawab apa, karena dia sendiri tidak tahu sebenarnya siapa tuhannya. ….NGAWUR…!! PEMAHAMAN SAYA PADA BUDDHA TIDAK SEPERTI ITU,… DULU PERNAH SAYA GANDRUNG PADA ALLAH,.. JADAB,… SEJATINE ORA ONO OPO2 KEJOBO MUNG ALLAH KANG ONO,.. SAK MOBAH MUSIK-E ENEK-E MUNG ALLAH… ITU KETAUHIDAN SAYA WAKTU ITU,.. JUSTRU SETELAH MENGNAL AJARAN BUDDHA JUSTRU SAYA MENGAKUI BAHWA AJARAN BUDDHA “SANGAT-SANGAT TAUHID” DAN NGGAK TANGGUNG2 SAYA LANGSUNG NJEGUR KE AGAMA BUDDHA..!! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    Akhirnya kembali penulis simpulkan bahwa pemeluk agama Buddha memang sangat rentan dan begitu dekat dengan paham atheisme, mungkin inilah yang menjadi latar belakang kenapa RRC menjadi negara komunis terbesar dunia ….HE….HE….HE….HE…. APAKAH KAMU SUDAH BERAGA ISLAM,…?! BUKAK-EN BAITULLAH ISINE OPO,.. LEK ORA WERUH SOWANO NENG MBAH GOOGLE, ENGKO KARO MBAH GOOGLE DIWENEHI AMALAN http://WWW.ISI KA’BAH.COM [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

    “Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan.” (Al A’raaf, 7:139) ….EHIPASSIKO,.. OPO WIS MBOK BUKTEKNE,..?! [MOHAMMAD AGOENG PRIJOKOESOEMO]

  150. Knp sih sy kok ngrasa pemilik blog ini memaksa skali ya? Sya buddhist tp pny bnyk skali tmn yg beragama muslim lho. Tp tutur kata mereka lbh santun,berbobot, dan menghargai perbedaan. Tidak sadarkah anda akan ajaran agamamu yg mengatakan ‘Lakum Dinukum Wa Liyadin’ ? untuk ku agama ku, untuk mu agama mu. Sy sangat suka ajaran ini. Sangat berjiwa besar dan sangat menunjukan keindahan agama Islam

  151. Sekarang saya lebih paham kenapa Generasi” Muda Tionghoa yg Keturunan penganut Budha lebih banyak yg jadi Kristen(apapun sektenya), dan orang” tua yg penganut Budha bnyak yg menyetujui anak”nya pacaran dengan Siapapun kecuali Muslim

    =================================================
    @tsu: ‘Lakum Dinukum Wa Liyadin’ ? untuk ku agama ku, untuk mu agama mu.
    Setau saya itu ayat yg diklaim turun sbgai Wahyu dari Swt ketika Pasukan Perang tidak memungkinkan melawan Suku Quarish yg sangat banyak. Ketika pasukan Perang memungkinkan, turunlah Wahyu Bunuh KAFIR kalau mreka tidak masuk “AGAMA” atau membayar Jizyah/Pajak. Dalam menjalankan POLITIK nya Turun pula wahyu2 yg mengatakan YAHUDI dan NASRANI konflik, tidak senang kepadamu sebelum kamu Murtad, mereka jahat, berhati busuk, KAFIR karena mengatakan Yeshu Al-Masih Tuhan, dsb.
    Faktanya Kristen awal sampai skrg masih ttp sama, buktinya KRISTEN ORTHODOX (ARAB/TIMUR) yg masih lestari bertahan dengan Budaya kunonya sejak awal sampai skrg. Jadi, klaim Quran Nasrani awal dulu dgn skrg Beda itu salah. Ttapi apa daya lah Quran sudah diCap sbgai satu2nya yg Benar dan lainnya KAFIR, tempat di Neraka jahanam , pantas utk diBunuh.

    NB: YAHUDI = SUKU bukan agama, KRISTEN= Pengikut Yesus , baik yahudi, Arab, Romawi, dsb.
    ISLAM= AGAMA yg langsung ADA sebagai AGAMA. >>Alat Politik berkedok Tuhan.

  152. Maaf ya tetapi mohon anda jika tak terlalu mengerti mohon untuk tidak mencela agama Buddha.Saya beragama Buddha menghormati kalian yang berbeda agama.Walau beda keyakinan dan pendapat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: